MoU Diteken Tertutup, Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dipercepat

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Rabu, 05 April 2017, 12:58 WIB
rmol news logo Perusahaan konsorsium PT. Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) dengan High Speed Railway Construction Consortium (HSRCC) secara resmi telah menandatangani Kontrak kerjasama konstruksi sipil proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung dengan nilai kontrak sebesar USD 4,7 miliar.

Direktur Utama PT. KCIC Hanggoro Budi mengatakan, dengan ditandatanganinya kontrak tersebut, KCIC bisa memulai proses konstruksi.

"Semua berjalan dengan lancar hari ini dan kontrak sudah ditanda-tangani senilai 4,7 miliar dollar AS. Proses selanjutnya proses konstruksi," kata Hanggono di Jakarta, Rabu, (5/4).

Hanggono menjelaskan, sebelum memasuki proses konstruksi, pihaknya akan terlebih dahulu menyelesaikan perizinan pembangunan dan sebagainya termasuk AMDAL.

"Setelah semua selesai maka kita bisa segera melakukan konstruksi. Desainnya juga sudah selesai. Kita harap pengerjaan bisa tepat waktu dan tepat kualitas," katanya.

Penandatanganan kesepakatan ini dilakukan di kantor PT Wijaya Karya, Cawang, Jakarta Timur, kemarin, Selasa, (4/4) dan berlangsung tertutup. Padahal sebelumnya pihak PT KCIC menyebarkan undangan kepada awak media terkait acara penandatanganan tersebut. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA