Pertemuan itu berlangsung sekitar 15 menit. Usai pertemuan Yasuaki mengaku sangat menyesal atas pembatalan mega proyek infrastruktur kereta api cepat.
Padahal, menurut dia, sejumlah hal telah dilakukan oleh Jepang dan Indonesia terkait proyek tersebut. Pertama, uji kelayakan terhadap mega proyek ini telah dilakukan. Kedua, pemerintah Jepang sudah meyakini menumbangkan China dalam proyek itu.
"Jepang punya teknologi terbaik di dunia," terangnya.
Walaupun menyesalkan keputusan penerintahan Indonesia, ia mengaku sama sekali tidak kecewa.
Untuk diketahui, Pemerintah Indonesia mengganti mega proyek kereta api cepat dengan mega proyek kereta api berkecepatan sedang. Sejumlah pertimbangan menjadi penyebabnya.
[sam]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: