Kasih Masukan Ke Pemerintah, Kadin Minta Jaminan Distribusi Logistik Lancar

Jelang Puasa Dan Lebaran

Kamis, 13 Juni 2013, 09:05 WIB
Kasih Masukan Ke Pemerintah, Kadin Minta Jaminan Distribusi Logistik Lancar
Kamar Dagang dan Industri (Kadin)
rmol news logo Pemerintah diminta menjamin kelancaran proses distribusi logistik demi menjaga pasokan bahan pangan terkait pengendalian harga menjelang Ramadhan.

“Intinya, hal-hal penting menjelang Ramadhan perlu diperhatikan pemerintah. Tujuan kita sama, menjaga pasokan pangan dan harga menghadapi Lebaran. Oleh karena itu distribusi mesti lancar,” ungkap Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Suryo Bambang Sulisto, kemarin.

Menurut Suryo, kelancaran distribusi itu akan berkaitan dengan pengembangan infrastruktur, salah satunya jalan raya karena peningkatan kemacetan perlu juga dipikirkan.

Dia menilai, selama ini pemerintah terlalu mementingkan kelancaran transportasi kendaraan pribadi sehingga sedikit mengabaikan kepentingan kelancaran kendaraan logistik.

Menjelang Ramadhan dan Idul Fitri pasti terjadi peningkatan lalulintas pengangkutan manusia, barang dan jasa yang mengakibatkan kemacetan di beberapa titik. Karena itu, pemerintah harus menjamin infrastruktur dan kelancaran distribusi pangan untuk menjaga pasokan dan stabilitas harga pangan.

“Kami memberi masukan kepada pemerintah, perlu upaya khusus untuk menjamin kelancaran distribusi logistik agar tidak mengganggu pasokan dan berdampak pada kenaikan harga,” tuturnya.

Menteri Perekonomian Hatta Radjasa menegaskan, pemerintah menjamin stabilitas harga dan pasokan komoditas pangan utama menjelang Ramadhan dan Idul Fitri. “Dari data yang dipaparkan Kadin, tujuh komoditas pangan strategis harga dan pasokannya stabil, bahkan ada yang harganya turun,” kata Hatta.

Menurut Hatta, kesimpulan yang bisa diambil yakni harga dan pasokan komoditas pangan strategis masih bisa dijaga. Pemerintah dan dunia usaha akan bersama-sama menjaga stabilitas pangan.

“Meski ada beberapa harga komoditas yang naik seperti cabe dan jengkol, tapi pemerintah menjamin komoditas pangan utama yang strategis tetap stabil dan bisa dijaga,” tuturnya.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Armida Alisjahbana mengatakan, pemerintah akan menjaga pasokan bahan-bahan pokok walaupun harus bekerja keras untuk mencapai inflasi 7,2 persen. “Supaya ada pengendalian, makanya kita konsultasikan dengan Kadin,” ucap Armida. [Harian Rakyat Merdeka]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA