Kangean Energy Janji Fokus Salurin Gas ke Industri Jatim

Senin, 25 Juni 2012, 08:24 WIB
Kangean Energy Janji Fokus Salurin Gas ke Industri Jatim
ilustrasi/ist
RMOL.PT Kangean Energy Indonesia (KEI) akan menyalurkan gas ha­sil pengeboran minyak dan gas Blok Terang Sirasun Batur Ma­dura ke industri di Jawa Timur.

“Sebagaimana gas dari lapa­ngan lain di Jawa Timur, semua gas dari Lapangan Terang Sira­sun Batur ini dipasok untuk ke­butu­han domestik. Khusus­nya untuk memenuhi kebutuhan kon­sumen di Jawa Timur. Ini mempertegas komitmen BP Migas dan pelaku industri hulu migas untuk mem­prioritaskan pemenuhan gas bagi kebutuhan dalam negeri,” ujar Kepala BP Migas R Priyono di Gresik, Jumat (22/06).

Hadir juga dalam acara itu Wakil Menteri Energi dan Sum­ber Daya Mineral (ESDM) Rudi Rubian­dini, Muspida Provinsi Jawa Timur, Bupati Sumenep dan pimpinan DPRD, serta pimpinan kontraktor kontrak kerja sama (Kontraktor KKS) dan PLN.

Diterangkan Priyono, lapangan Terang Sirasun Batur merupakan bagian dari Blok Kangean yang dikembangkan berdasarkan Plan of Development (POD) revisi yang disetujui BP Migas tahun 2005. Gas dari lapangan ini di­produksikan melalui sembilan sumur yang dikumpulkan dan di­proses hingga memenuhi spesi­fi­­ka­si gas jual di Floating Pro­duc­tion Unit (FPU) “Joko Tole” dan selanjutnya gas jual ini diki­rim ke pembeli melalui pipa 18" East Java Gas Pipeline (EJGP).

Priyono mengatakan, penga­liran gas perdana Lapangan Te­rang Sirasun Batur ini meru­pakan tonggak penting dalam proses pengembangan lapangan yang diharapkan dapat mempro­duk­sikan gas hingga 300-315 MMS­CFD atau Juta Standar Metrik Kaki Kubik per Hari.

Sebelumnya, Kepala Kantor Energi dan Sumber Daya Mineral Sumenep Suprayugi mengatakan, Blok Terang Sirasun Batur terse­but merupakan pengembangan blok Kangean yang produksinya kurang ekonomis. Pihak PT KEI sebagai Kontraktor Kontrak Kerja Sama mencari dan me­ngem­bangkan titik migas baru di wilayah Sumenep.

“Segala se­suatu­nya dikelola di atas kapal Floating Production Unit (FPU) BW Joko Tole,” ujar Suprayugi.

Kapal sebagai penunjang fasi­litas produksi blok Terang Sira­sun Batur tersebut, sudah dires­mi­kan di Galangan Kapal Semba­wang, Singapura, Maret 2012.

“Nah, jika tidak ada persoalan, maka migas Terang Sirasun Batur ini, sudah bisa memenuhi kebutu­han konsumen, khususnya di Jawa Timur,” ungkapnya.

Keseluruhan produksi tersebut diperuntukkan bagi para pembeli di Jawa Timur antara lain PT Pe­rusahaan Listrik Negara (PLN) sebesar 130 BBTUD atau miliar British thermal unit per hari,  Petrokimia Gresik (PKG) sebesar 65 BBTUD, PT Pertamina Gas (Pertagas) dipasok sebanyak 100 BBTUD dan Indogas sebe­sar 20 BBTUD. [Harian Rakyat Merdeka]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA