Berita

Presiden Bolivia Rodrigo Paz (Foto: X)

Global

Bolivia Tetapkan Bencana Nasional Usai 75 Ribu Ternak Mati Akibat El Nino

MINGGU, 01 NOVEMBER 2026 | 16:13 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Bolivia Rodrigo Paz menetapkan status bencana nasional pada Sabtu waktu setempat, 31 Oktober 2026, menyusul dampak fenomena iklim El Nino yang memicu kekeringan dan banjir di sejumlah wilayah negara tersebut. 

Melalui status bencana nasional, pemerintah Bolivia akan mengerahkan lebih banyak tim penyelamat ke daerah-daerah yang mengalami dampak paling parah. 

Paz mengatakan, situasi yang berkembang membutuhkan keterlibatan seluruh institusi agar penanganan dampak El Nino dapat berjalan efektif.


“Fenomena ini akan berdampak sangat parah dalam hal kekeringan dan banjir, dan kita membutuhkan kerja sama dari semua lembaga," kata Paz dalam pidatonya kepada masyarakat, dikutip dari The Straits Times, Minggu, 1 November 2026.

Berdasarkan laporan pemerintah pekan ini, kekeringan telah berdampak terhadap sekitar 78.000 keluarga yang tersebar di enam dari sembilan departemen di Bolivia. 

Bencana tersebut juga menyebabkan kematian atau kehilangan lebih dari 75.000 ekor ternak, sehingga mengancam mata pencaharian masyarakat, khususnya yang bergantung pada sektor peternakan.

El Nino merupakan fenomena pemanasan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur di sekitar wilayah ekuator. 

Kondisi ini memicu perubahan pola angin, tekanan udara, serta distribusi curah hujan yang dapat menyebabkan kekeringan maupun hujan ekstrem di berbagai belahan dunia.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebelumnya memperingatkan bahwa fenomena El Nino kali ini berpotensi memiliki kekuatan yang belum pernah terjadi sebelumnya. 

Dampaknya diperkirakan meluas ke Amerika Latin, Afrika bagian timur dan selatan, Asia, hingga kawasan Pasifik.

Dampak cuaca ekstrem juga dirasakan negara-negara tetangga Bolivia. Peru menghadapi peningkatan suhu dan kebakaran hutan yang telah menewaskan sedikitnya 12 orang. 

Sementara itu, Santiago, ibu kota Chile, mencatat curah hujan Oktober tertinggi sepanjang sejarah pencatatan, memperlihatkan meluasnya ancaman cuaca ekstrem di kawasan Amerika Selatan.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Perempuan Tani HKTI Terapkan Teknologi IoT, Pangkas Penggunaan Pupuk hingga 50 Persen

Minggu, 01 November 2026 | 12:32

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

PTKIN Siapkan Langkah agar Inovasi Mahasiswa Tak Berhenti di Ajang Lomba

Minggu, 01 November 2026 | 11:56

Kloter Pertama Haji 2027 Terbang 11 April, Ini Jadwal Lengkapnya

Minggu, 01 November 2026 | 11:50

Imigrasi Sudah Cegah Ahmad Dedi ke Luar Negeri Atas Permintaan KPK

Minggu, 01 November 2026 | 11:36

Puluhan Orang Diamankan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari

Minggu, 01 November 2026 | 11:30

Maroko Sambut Keputusan PBB Akhiri Misi MINURSO di Sahara Barat

Minggu, 01 November 2026 | 11:17

Citra Polri Bisa Rusak Akibat Dua Kejadian Ini

Minggu, 01 November 2026 | 11:05

Ombudsman Ingatkan Polri Jaga Etika dan Hormati HAM saat Penggeledahan

Minggu, 01 November 2026 | 10:48

PPK Ajak Masyarakat Berperan bersama Presiden Prabowo Wujudkan Kedaulatan

Minggu, 01 November 2026 | 10:42

Selengkapnya