Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bursa

Bursa Asia Ambruk, Saham Teknologi Berguguran

SELASA, 13 OKTOBER 2026 | 08:30 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Tekanan jual melanda bursa Asia pada perdagangan Selasa, dengan saham-saham teknologi menjadi salah satu sektor yang paling terpukul setelah pelemahan Wall Street. 

Selain itu, investor juga mencermati rilis data inflasi Amerika Serikat (AS) yang berpotensi memengaruhi arah pasar dalam beberapa hari ke depan.

Indeks Nikkei 225 Jepang turun 1,20 persen pada awal perdagangan, sedangkan indeks Topix bergerak stabil. 


Di Korea Selatan, tekanan lebih besar terlihat pada indeks Kospi yang merosot 3,29 persen saat pembukaan, diikuti indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq yang melemah 2,49 persen. 

Sementara itu, indeks acuan Australia S&P/ASX 200 terkoreksi 0,33 persen.

Pelemahan bursa Asia terutama terlihat pada saham-saham teknologi yang mengikuti penurunan saham sektor serupa di Wall Street. Sentimen pasar cenderung berhati-hati menjelang rilis data inflasi AS akhir pekan ini, yang dapat memberikan petunjuk mengenai arah kebijakan suku bunga Federal Reserve.

Di Jepang, saham SoftBank Group turun 6,7 persen. Tekanan juga menghantam produsen peralatan semikonduktor, Tokyo Electron, yang merosot lebih dari 5 persen, serta Advantest yang kehilangan 6,1 persen. Sementara itu, saham produsen chip memori Kioxia anjlok 8,8 persen.

Penurunan serupa terjadi di Korea Selatan. Saham SK Hynix merosot 6,5 persen, sedangkan Samsung Electronics turun 5,6 persen. Saham Seoul Semiconductor juga melemah 3,1 persen.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Bursa Asia Ambruk, Saham Teknologi Berguguran

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:30

Nasdaq Tertekan, Investor Wall Street Waspadai Inflasi AS

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:17

Bidik Pasar Modal, Dua BUMD DKI Konsultasikan Rencana IPO ke OJK

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:06

Delta Tunda Penerbangan ke Arab Saudi Usai Serangan Riyadh hingga 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:46

Logam Mulia Tertekan Dolar Jelang Rilis Inflasi Amerika Serikat

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:29

Pasar Eropa Hijau Didorong Saham Perbankan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:13

Drone Seeder Solusi Reklamasi Lahan Pascatambang, SOP Masih Digodok

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:56

Republik Konoha dan Krisis Ketiga

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:23

Olahan Sagu Inovasi TEP IPB University Ramaikan Festival Kali Maro IV Merauke

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:57

Ijazah bagi Kekuasaan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:27

Selengkapnya