Berita

Presiden Prabowo Subianto-Wapres Gibran Rakabuming Raka. (Foto: Istimewa)

Politik

Jokowi Mulai Ragu soal Prabowo-Gibran Dua Periode

MINGGU, 11 OKTOBER 2026 | 01:45 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menyatakan permohonan sengketa syarat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tidak dapat diterima, namun MK mencatat tidak menemukan bukti meyakinkan terkait kepemilikan ijazah SMA atau setara, membuat Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mulai ragu soal masa depan politik anak sulungnya.

Demikian pandangan Direktur ABC Riset & Consulting, Erizal, dikutip Minggu 11 Oktober 2026.

Buktinya, kata Erizal, saat ditanya wartawan peluang Prabowo-Gibran dua periode setelah putusan MK Nomor 1/2026, Jokowi tidak lagi bersemangat menjawab seperti tahun lalu, kendati tidak mengatakan pupus atau sudah berakhir. 


"Jawaban Jokowi adalah raut wajahnya yang tak lagi penuh senyum seperti dulu," kata Erizal.

Erizal menilai Jokowi salah baca terhadap Prabowo. Prabowo sebagai bawahan berbeda jauh dengan Prabowo sebagai komandan. 

"Dua posisi itu pernah dialami Prabowo pada saat yang bersamaan. Sementara Jokowi tidak. Jokowi merasa Prabowo adalah anak buahnya selamanya, kendati ia bukan lagi Presiden," kata Erizal.

Menurut Erizal, apa yang dikatakan Jokowi pada saat menjadi Presiden, pasti akan diamini Prabowo semuanya, tanpa membantah sedikitpun. Bahkan karpet merah untuk jalan Jokowi pun tidak akan diinjak Prabowo, karena dia tahu itu bukanlah untuk dirinya. 

"Itu bukti kepatuhan, etika, sopan santun, seorang Prabowo," kata Erizal.

Tapi, saat Jokowi tidak lagi menjadi Presiden, karpet merah untuk Prabowo tidak bisa diinjak seenaknya pula oleh Jokowi. Ini yang sepertinya, Jokowi lupa. 

"Prabowo itu tidak kosong. Ia punya cita-cita, punya keinginan, ideologi, yang bisa jadi justru berbeda jauh dengan Jokowi, kendati tema awalnya adalah keberlanjutan," kata Erizal.

Seharusnya, sejak awal, Jokowi ikut Prabowo saja. Tidak sebaliknya, Prabowo yang ikut Jokowi seperti sejak awal mematok Prabowo-Gibran dua periode.  

"Apalagi terus mematut-matut diri seperti dikatakan loyalisnya, bahwa Prabowo tak ada apa-apanya, tanpa Jokowi. Prabowo menjadi Presiden karena Jokowi," kata Erizal.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Bursa Asia Ambruk, Saham Teknologi Berguguran

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:30

Nasdaq Tertekan, Investor Wall Street Waspadai Inflasi AS

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:17

Bidik Pasar Modal, Dua BUMD DKI Konsultasikan Rencana IPO ke OJK

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:06

Delta Tunda Penerbangan ke Arab Saudi Usai Serangan Riyadh hingga 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:46

Logam Mulia Tertekan Dolar Jelang Rilis Inflasi Amerika Serikat

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:29

Pasar Eropa Hijau Didorong Saham Perbankan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:13

Drone Seeder Solusi Reklamasi Lahan Pascatambang, SOP Masih Digodok

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:56

Republik Konoha dan Krisis Ketiga

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:23

Olahan Sagu Inovasi TEP IPB University Ramaikan Festival Kali Maro IV Merauke

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:57

Ijazah bagi Kekuasaan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:27

Selengkapnya