Berita

CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Industri

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

RABU, 07 OKTOBER 2026 | 20:55 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Hilirisasi nikel telah mendorong peningkatan terhadap nilai ekspor nikel Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.

CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani mengungkapkan nilai ekspor nikel Indonesia pada 2016-2017 lalu hanya sekitar 3,3 miliar Dolar AS. Kini, angka tersebut semakin bertambah 10 kali lipat mencapai 33 miliar Dolar AS pada 2025.

“Dulu sebelum kita melakukan hilirisasi di bidang nikel, ekspor nikel kita di tahun 2016-2017 itu hanya 3,3 billion Dolar AS. Di tahun 2025 ini sudah mencapai 33 miliar Dolar AS. Jadi kenaikannya 10 kali lipat dari value added dan industrialisasi yang terjalan,” kata Rosan, dalam Investor Daily Summit, Rabu, 7 Oktober 2026.


Menurut Rosan, kenaikan tersebut menunjukkan dampak dari peningkatan nilai tambah dan industrialisasi melalui hilirisasi.

Ia menegaskan, tujuan utama hilirisasi bukan sekadar meningkatkan nilai ekspor komoditas, melainkan membangun industri nasional yang makin kuat.

“Ujungnya hilirisasi itu apa? Ujungnya hilirisasi adalah industrialisasi. Kita meyakini apabila kita tidak punya industri yang kuat Indonesia tidak akan punya pertumbuhan perekonomian yang berkesinambungan dan berkelanjutan,” tegasnya.

Untuk itu, pemerintah, kata Rosan akan terus mendorong dan memprioritaskan program hilirisasi agar dampaknya terhadap perekonomian nasional semakin besar.

“Hilirisasi ini terus kita akan dorong, kita akan terus prioritaskan sehingga dampaknya juga akan menjadi lebih besar dan lebih baik,” ujarnya.

Rosan menyebut hilirisasi sebagai salah satu mesin transformasi ekonomi nasional. Sementara investasi menjadi mesin pertumbuhan ekonomi.

Untuk memastikan hilirisasi dan investasi berjalan optimal, menurutnya, pemerintah juga perlu terus memperbaiki iklim investasi nasional.

Ia mengatakan reformasi kebijakan dan regulasi harus dilakukan secara berkelanjutan mengingat Indonesia bersaing langsung dengan negara-negara tetangga dalam menarik investasi.

“Kita harus memperbaiki, we have to keep reforming ourself in term of policy, in term of regulation. Karena pada saat yang sama kita competing with our neighboring countries,” tegasnya lagi.

Rosan menambahkan, negara-negara tetangga juga terus melakukan reformasi kebijakan dan regulasi agar proses investasi menjadi lebih baik, cepat, tepat, dan terukur agar tetap kompetitif dalam menarik investasi global.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya