Berita

Mobil milik jurnalis investortrust.id, yang dipecah kacanya oleh orang tak dikenal di Depok, Sabtu, 3 Oktober 2026. (Foto: Istimewa)

Hukum

Polisi Didesak Ungkap Kasus Pemecahan Kaca Mobil Jurnalis di Depok

SABTU, 03 OKTOBER 2026 | 23:13 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kepolisian didesak segera mengusut pencurian dengan modus pecah kaca yang menimpa jurnalis investortrust.id, Fana Fadzikirillahi Suparman alias Ojik di Sukmajaya, Depok, Sabtu, 3 Oktober 2026.

Ojik juga merupakan Kepala Departemen Penelitian dan Pengembangan Ikatan Wartawan Hukum (Iwakum). Saat kejadian, ia sedang makan malam bersama keluarga di Rumah Makan Padang Jaya, Jalan Kemakmuran Raya.

“Kami meminta Polsek Sukmajaya dan Polres Metro Depok segera menindaklanjuti laporan korban, menelusuri bukti, dan menangkap pelakunya. Korban membutuhkan tindakan nyata serta kejelasan perkembangan penanganan perkara,” tegas Ketua Umum Iwakum Irfan Kamil kepada wartawan.


Ia mengingatkan bahwa kecepatan polisi merespons laporan harus diikuti pengusutan yang sungguh-sungguh. Polisi perlu memeriksa lokasi kejadian, meminta keterangan saksi, serta menelusuri rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi.

Menurut Kamil, penanganan kasus ini sekaligus menjadi kesempatan bagi jajaran kepolisian untuk membuktikan komitmen Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dalam memperbaiki pelayanan kepada masyarakat.

Saat menjalani uji kelayakan dan kepatutan di DPR pada Kamis, 1 Oktober 2026, Suyudi menegaskan bahwa laporan warga harus ditangani tanpa menunggu viral.

“Komitmen Kapolri harus terasa sampai ke tingkat polsek. Jangan sampai masyarakat sudah melapor, tetapi kemudian harus menunggu tanpa kejelasan. Pelayanan yang cepat harus disertai tindak lanjut dan komunikasi yang jelas kepada korban,” ujar Kamil.

Ia juga menyoroti pengalamannya sendiri sebagai korban pencurian dengan modus pecah kaca yang telah dilaporkan ke Polsek Metro Menteng pada November 2025. Dalam kejadian tersebut, tas berisi laptop, perlengkapan kerja, dan barang lainnya hilang.

Kamil mengatakan, hingga kini dirinya belum mendapatkan pembaruan informasi mengenai perkembangan penanganan laporan tersebut.

“Saya sendiri pernah menjadi korban pecah kaca dan melapor ke Polsek Menteng. Sampai sekarang, saya belum mendapatkan informasi terbaru mengenai perkembangan kasusnya. Saya tidak ingin korban lain mengalami ketidakjelasan yang sama,” terang dia.

Kamil meminta kepolisian mengevaluasi tindak lanjut laporan pencurian, termasuk perkara yang telah lama dilaporkan. Menurutnya, apabila terdapat kendala dalam pengusutan, hal itu perlu dijelaskan kepada pelapor.

“Kalau ada kendala, sampaikan kepada korban. Jelaskan apa yang sudah dilakukan dan bagaimana tindak lanjutnya. Jangan biarkan masyarakat bertanya-tanya mengenai nasib laporannya sendiri,” tegasnya lagi.

Pencurian yang menimpa Ojik bermula ketika ia bersama keluarga singgah untuk makan malam sekitar pukul 19.00 WIB. Saat tiba, terdapat dua mobil lain yang juga terparkir di lokasi.

Sekitar 15 menit kemudian, Ojik keluar dan mendapati kaca pintu belakang sebelah kiri mobilnya telah pecah. Tas berisi dompet dan barang berharga lainnya hilang.

Berdasarkan keterangan korban, CCTV rumah makan sedang rusak, sementara pandangan kamera pengawas di sekitar lokasi terhalang kendaraan lain.

Saat informasi ini disampaikan, Ojik sedang membuat laporan ke Polsek Sukmajaya.

“Kami berharap polisi segera mengungkap kasus ini. Setiap warga berhak mendapatkan rasa aman dan penanganan laporan yang serius, apa pun profesinya,” pungkas Kamil.


Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

TNI Terima Penyerahan 75 Senjata Peninggalan Konflik Sosial Maluku

Minggu, 04 Oktober 2026 | 03:17

MPSI Dorong Badan Khusus Tangani Pengungsi Internal Papua

Minggu, 04 Oktober 2026 | 02:50

KDMP: Dari Dukungan Negara Menuju Kemandirian Anggota

Minggu, 04 Oktober 2026 | 02:25

Gibran Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Dugaan Keabsahan Ijazah

Minggu, 04 Oktober 2026 | 01:50

Berpengalaman di Bidang Reserse, Irjen Dadang Didapuk jadi Kapolda Metro

Minggu, 04 Oktober 2026 | 01:20

Ketika Karbon Menjadi Komoditas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:43

Miliki Segudang Pengalaman, Tugas Berat Kini Menanti Herimen sebagai Kabaharkam

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:28

Laporan Keuangan Danantara Ditargetkan Rampung Oktober

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:04

Kapolri Baru Harus Usut Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Mauk Sepatan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:33

Polisi Didesak Ungkap Kasus Pemecahan Kaca Mobil Jurnalis di Depok

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:13

Selengkapnya