Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto melakukan Serah terima jabatan (sertijab) dilakukan di Rupattama, Mabes Polri, Jakarta Selatan pada Sabtu malam, 3 Oktober 2026. (Foto: Divhumas Mabes Polri)
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto resmi menunjuk Komjen Dadang Hartanto sebagai Kapolda Metro Jaya melalui Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026.
Dadang menggantikan Komjen Asep Edi Suheri yang kini menjabat sebagai Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri.
Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Irjen Johnny Eddizon Isir menjelaskan bila rotasi serta mutasu merupakan kebutuhan organisasi.
”Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Hal ini dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian,” ucap Johnny kepada wartawan di Jakarta, Sabtu, 3 Oktober 2026.
Dadang sendiri merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994 dan berpengalaman dalam bidang reserse serta pernah menempati berbagai jabatan kewilayahan maupun posisi strategis di Mabes Polri.
Beberapa jabatan yang pernah diemban Dadang mulai dari Kapolsek Senen di Polres Metro Jakarta Pusat pada tahun 2005 sampai dengan Perwira Penghubung dan Protokol Staf Pribadi Pimpinan (Pabungkol Spripim).
Selanjutnya, pada tahun 2009 Dadang dipercaya menjadi Kapolres Subang Polda Jawa Barat, dua tahun setelahnya dia dipercaya menjadi Kapolres Cianjur.
Setahun setelah itu, kemudian dirinya dipercaya menjabat sebagai Wakapolrestabes Bandung di tahun yang sama Dadang ditunjuk menjadi Sespri Kapolri.
Pada tahun 2014, Dadang ditunjung menjadi Assesor Utama Bagpenkompeten Robinkar SSDM Polri dan sempat menjabat sebagai Koordinator Staf Pribadi Pimpinan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Koorspripim Polri).
Kemudian pada tahun 2016 ditugaskan sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Pideksus Bareskrim Polri. Lalu, 2017 menjabat sebagai Kapolrestabes Medan saat berpangkat Komisaris Besar (Kombes)
Dua tahun berselang tepatnya tahun 2019, Dadang ditunjuk menjadi Kepala Biro Perencanaan dan Administrasi Badan Reserse Kriminal Kepolisian Negara Republik Indonesia (Karorenmin Bareskrim Polri).
Setahun kemudian tepatnya pada tahun 2022 Dadang Hartanto ditunjuk menjadi Wakil Kapolda Sumatera Utara. Pada 2023, menjabat Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri.
Pada 20 September 2024, Dadang pu dipercaya menjadi Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri. Posisi ini diembannya hingga bulan Agustus 2025. Kemudian ditunjuk menjadi Kapolda Maluku.
Namun saat pelantikan, Dadang tidak hadir karena sedang melaksanakan ibadah Umrah.
"Iya, ada satu Bapak Kapolda Metro, sedang umroh, ya. Sedang umrah beliau, tentu nanti akan dilakukan oleh Bapak Kapolri," kata Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigien Trunoyudo Wisnu Andiko.