Berita

Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Heni Hamidah (Foto: Kemlu RI)

Global

Satu WNI Sempat Terjebak di Hotel saat Banjir Bangkok R

SELASA, 29 SEPTEMBER 2026 | 11:41 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

RMOL. Satu warga negara Indonesia (WNI) sempat terjebak di hotel saat banjir parah melanda Bangkok, Thailand.

Hal itu diungkap oleh Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Heni Hamidah dalam pernyataan tertulis, dikutip Selasa, 29 September 2026. 

Heni mengatakan, berdasarkan laporan KBRI Bangkok, WNI tersebut terjebak di hotel karena akses jalan di sekitar lokasi penginapan tergenang air.


KBRI Bangkok disebut telah berkomunikasi dengan yang bersangkutan dan memastikan WNI  sudah dalam kondisi aman.

"Hingga saat ini, hotline KBRI Bangkok telah menerima satu laporan WNI yang terdampak banjir. WNI tersebut sempat terjebak di hotel karena akses jalan di sekitar lokasi penginapan tergenang air," kata Heni.

Berdasarkan data Bangkok Metropolitan Administration (BMA) per Minggu, 27 September 2026, pukul 11.40 waktu setempat, masih terdapat 36 ruas jalan di Bangkok yang tergenang banjir dengan ketinggian air di atas 15 sentimeter. 

Sementara itu, Badan Pengembangan Teknologi Geo-Informatika dan Antariksa Thailand (GISTDA) memprediksi risiko hujan lebat mulai menurun pada 29-30 September.

Heni menyebut sekitar 2.500 WNI menetap dan berada di Thailand, termasuk di Bangkok dan wilayah sekitarnya. Kemlu RI melalui KBRI Bangkok terus berkomunikasi dengan komunitas WNI untuk mengantisipasi dampak banjir.

Sebagai langkah antisipasi, KBRI Bangkok mengimbau WNI menghindari wilayah terdampak banjir, memantau kondisi jalan sebelum bepergian, serta tidak memaksakan berkendara melalui jalan yang tergenang. WNI juga diminta menyiapkan perlengkapan darurat untuk mengantisipasi hujan lebat maupun banjir.

Kemlu RI mengimbau WNI di Thailand tetap waspada dan mengikuti arahan otoritas setempat. WNI yang terdampak banjir atau membutuhkan bantuan darurat dapat menghubungi hotline KBRI Bangkok di +66 92 903 1103.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya