Berita

Jembatan Gantung Kaluppini. (Foto: Humas Pertamina)

Sosial

Program Sosial Pertamina Sambung Kembali Harapan Warga

SENIN, 28 SEPTEMBER 2026 | 03:36 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Bagi Sanning dan warga Kaluppini lainnya, melintasi jembatan bukan sekadar berpindah dari satu sisi ke sisi lainnya. Jalur tersebut mengantarkan anak-anak menuju sekolah, membawa hasil pertanian ke pasar, sekaligus menghubungkan dan memudahkan mobilitas masyarakat ke wilayah lainnya.
 
Perannya semakin penting karena 84,96 persen wilayah Kabupaten Enrekang didominasi pegunungan dan perbukitan. Dengan kondisi geografis tersebut, infrastruktur penghubung menjadi bagian penting dalam menjaga mobilitas masyarakat dan pergerakan ekonomi lokal.
 
Jembatan Gantung Kaluppini merupakan jalur utama bagi sekitar 5.000 warga dari lima desa. Ketika kondisinya mengalami kerusakan, masyarakat tetap bergantung pada jembatan tersebut dan harus lebih berhati-hati saat melintas.
 

 
Menjawab kebutuhan itu, PT Pertamina (Persero) bersama PT Pertamina Patra Niaga dan PT Pertamina Maintenance & Construction (PertaMC) merehabilitasi Jembatan Gantung Kaluppini. Pengerjaan berlangsung selama dua bulan dan hasilnya diserahterimakan kepada masyarakat pada 23 September 2026.
 
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, mengatakan rehabilitasi tersebut merupakan bagian dari sinergi Pertamina Group dalam menghadirkan program sosial yang berangkat dari kebutuhan nyata masyarakat.
 
“Di wilayah pegunungan seperti Enrekang, satu jalur penghubung menopang banyak aktivitas masyarakat. Ketika akses tersebut terganggu, dampaknya dirasakan mulai dari perjalanan anak-anak ke sekolah, distribusi hasil pertanian, hingga layanan dasar. Karena itu, rehabilitasi ini bukan hanya memperbaiki infrastruktur, tetapi juga memulihkan mobilitas sehari-hari warga,” ujar Baron dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Minggu, 27 September 2026. 
 
Menurut dia, Pertamina terus memperkuat program sosial perusahaan yang memberikan dampak yang lebih luas dan tepat sasaran.
 
“Nilai sebuah program tidak hanya ditentukan oleh skala fisiknya, tetapi oleh seberapa besar kebutuhan masyarakat yang dapat dijawab. Bagi warga Kaluppini, satu jembatan menjaga lima desa tetap terhubung sekaligus mendukung pendidikan dan perekonomian masyarakat,” tambahnya.
 
Sanning, salah seorang warga Desa Kaluppini, mengatakan kondisi jembatan sebelumnya sempat menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat.
 
“Dulu kami harus ekstra hati-hati karena kondisinya sudah rusak. Sekarang kami lebih tenang saat melintas. Anak-anak bisa pergi ke sekolah dan hasil bumi dapat dibawa ke pasar dengan lebih lancar,” tutur Sanning.
 
Bupati Enrekang H. Muhammad Yusuf Ritangnga mengapresiasi dukungan Pertamina dalam memulihkan jalur yang memiliki peran penting bagi masyarakat setempat.
 
“Manfaatnya menyentuh kehidupan sehari-hari. Kolaborasi antara pemerintah daerah, BUMN, dan masyarakat seperti ini sangat berarti dalam mendukung kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
 
Kini, Jembatan Gantung Kaluppini kembali menjalankan fungsi terpentingnya yakni menjaga aktivitas dan kehidupan masyarakat lima desa tetap terhubung.
 

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya