Berita

Senator DPD RI dari Dapil DKI Jakarta, Dailami Firdaus (tengah). (Foto: Dok. Pribadi)

Politik

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

MINGGU, 27 SEPTEMBER 2026 | 18:50 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Buku Memburu Muhammad karya Feby Indirani menjadi sorotan karena diduga memuat materi yang melecehkan agama Islam serta Nabi Muhammad SAW.

Senator DPD RI dari Dapil DKI Jakarta, Dailami Firdaus meminta aparat penegak hukum mengusut dugaan tersebut apabila ditemukan unsur pidana.

"Saya mengutuk keras beredarnya buku Memburu Muhammad yang berdasarkan informasi dan materi yang beredar di masyarakat, dinilai telah melecehkan agama Islam dan Nabi Muhammad SAW," kata Dailami dikutip Minggu, 27 September 2026.


Dailami juga meminta Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengkaji buku tersebut untuk memberikan penilaian keagamaan secara jelas.

"Jika memang terbukti terdapat pelecehan atau penistaan terhadap agama Islam, saya berharap MUI dapat mengeluarkan fatwa dan meminta agar peredarannya dihentikan, termasuk dalam bentuk elektronik," ujarnya.

Polemik buku tersebut sebelumnya mencuat setelah diskusi Memburu Muhammad: Bagaimana Cerita Mengganggu Cara Kita Memahami Agama? dalam rangkaian Pekan Sastra Bogor 2026 dibatalkan pada 20 September 2026.

Pembatalan dilakukan setelah muncul penolakan dan ancaman pengerahan massa terhadap kegiatan tersebut. Penulis Feby Indirani kemudian menyayangkan pembatalan diskusi tersebut.

Polemik kemudian berkembang di media sosial hingga mendapat perhatian kepolisian.

Polda Metro Jaya pada 24 September 2026 menyatakan tengah mendalami informasi mengenai dugaan penistaan agama yang dikaitkan dengan buku tersebut.

"Ini baru kami dengar. Pastinya kalau ada informasi seperti itu kami mengucapkan terima kasih. Ini pasti akan didalami," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto dikonfirmasi.

Memburu Muhammad merupakan kumpulan cerpen karya Feby Indirani yang diterbitkan Bentang Pustaka pada 2020. Buku tersebut merupakan bagian kedua dari trilogi yang disebut Islamisme Magis, setelah Bukan Perawan Maria.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya