Berita

Warga Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya mendapat pelatihan gratis di Bogasari Baking Center (BBC). (Foto: Dok. Bogasari)

Bisnis

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

JUMAT, 25 SEPTEMBER 2026 | 18:37 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sebanyak 25 warga Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya mendapat pelatihan gratis di Bogasari Baking Center (BBC) selama dua hari, 23-24 September 2026.

Pelatihan yang digelar PT Indofood Sukses Makmur Tbk Divisi Bogasari Flour Mills ini diarahkan untuk mencetak pelaku usaha baru sekaligus meningkatkan kapasitas usaha kecil dan menengah (UKM) yang sudah berjalan.

“Peserta pelatihan Bogasari Baking Center kali ini terdiri dari 20 pelaku UKM yang sudah berjalan dan lima orang calon pelaku usaha. Tiga di antaranya ibu rumah tangga dan dua lainnya mahasiswi yang baru lulus kuliah,” kata Manajer Human Resources Bogasari pabrik Surabaya, Bagus Tri Ardiyanto, dalam keterangan tertulis, Jumat, 25 September 2026.


Sebanyak 20 pelaku UKM tersebut merupakan binaan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Surabaya. Mereka umumnya menjalankan usaha makanan dan minuman. Tiga peserta merupakan pemuda Karang Taruna yang dibina Pemkot Surabaya melalui usaha Café Muda Bisa. Selama ini usaha tersebut fokus menjual minuman.

Melalui pelatihan ini, mereka diarahkan mengembangkan produk makanan berbahan terigu sebagai diversifikasi usaha untuk meningkatkan omzet.

Sementara lima calon pelaku usaha terdiri dari tiga ibu rumah tangga yang dipilih Disnaker karena tertarik membuka usaha serta dua mahasiswi yang baru lulus kuliah. Keduanya dilatih untuk membantu pengembangan usaha Café Muda Bisa.

Pelatihan selama dua hari tersebut mencakup keterampilan produksi atau hard skill serta manajemen dan pemasaran atau soft skill.

Tiga baker Bogasari Baking Center, Hadi, Rivan, dan Winarno, memberikan pelatihan pembuatan tiga produk berbahan terigu. Yakni roti sisir dengan isian gurih dan manis, roti bakar dengan isian gurih dan manis, serta mi ramen kekinian.

Pemilihan produk tersebut mempertimbangkan kemudahan proses produksi dan potensi nilai jual. Pada hari kedua, peserta mendapat materi pemasaran digital, manajemen keuangan sederhana, identitas merek, hingga pelayanan prima.

“Kedua jenis materi ini kita berikan agar peserta semakin siap membuka usaha dan makin yakin mengembangkan usahanya bagi yang sudah berjalan,” ujar Bagus.

Pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya Bogasari mendorong pertumbuhan UKM makanan berbasis terigu di berbagai daerah, termasuk Surabaya dan Jawa Timur.

Hingga Agustus 2026, jumlah UKM makanan berbasis terigu yang menjadi mitra binaan Bogasari melalui keanggotaan Bogasari Mitra Card (BMC) di Surabaya telah mencapai lebih dari 1.000 UKM. Mayoritas bergerak di sektor roti dan pastry dengan sekitar 400 UKM. Jenis usaha terbanyak kedua adalah jajanan pasar dan gorengan yang mencapai sekitar 350 UKM.

“Ini membuktikan, dari hasil pengolahan gandum menjadi tepung terigu melahirkan banyak pilihan jenis makanan dan menciptakan banyak peluang usaha makanan yang tentu berdampak terhadap penciptaan lapangan kerja baru,” kata Bagus.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro, berharap peserta dapat memanfaatkan pelatihan tersebut untuk meningkatkan keterampilan dan kapasitas usaha.

“Pelatihan ini sangat bagus dan pasti sangat bermanfaat. Ini sudah kita lakukan juga di tahun lalu bersama Bogasari dengan peserta berbeda dan kami terus monitor,” ujar Agus didampingi Kepala Bidang Pelatihan Disnaker Surabaya Ibrahim Zaky.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya