Berita

Menteri Luar Negeri dan Perdagangan Luar Negeri Jamaika, Kamina Johnson Smith dan Menteri Luar Negeri Maroko Nasser Bourita (Foto: Istimewa)

Dunia

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

JUMAT, 25 SEPTEMBER 2026 | 10:16 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah Jamaika menilai rencana otonomi Sahara di bawah kedaulatan Maroko dapat menjadi salah satu solusi paling layak untuk menyelesaikan persoalan Sahara. 

Dalam sebuah pernyataan, Menteri Luar Negeri dan Perdagangan Luar Negeri Jamaika, Kamina Johnson Smith menyambut adopsi Resolusi Dewan Keamanan PBB 2797 yang mendukung upaya Sekretaris Jenderal PBB dan Utusan Pribadinya dalam memfasilitasi serta menjalankan perundingan dengan Rencana Otonomi Maroko sebagai dasar.

Dalam komunike bersama yang ditandatangani Johnson Smith dan Menteri Luar Negeri Maroko Nasser Bourita, disebutkan bahwa otonomi nyata di bawah kedaulatan Maroko dapat menjadi solusi yang paling layak untuk dijalankan.


"Dukungan penuh untuk Sekretaris Jenderal PBB dan Utusan Pribadinya dalam memfasilitasi dan melakukan negosiasi, dengan menjadikan Rencana Otonomi Maroko sebagai dasar, dan menegaskan bahwa otonomi sejati di bawah kedaulatan Maroko dapat menjadi solusi yang paling layak," demikian isi komunike tersebut dikutip Jumat, 25 September 2026.

Dalam pertemuan yang berlangsung di sela-sela Sidang ke-81 Majelis Umum PBB itu, Jamaika juga memberikan apresiasi terhadap upaya diplomatik Maroko untuk membangun konsensus internasional dan menciptakan momentum dukungan terhadap Rencana Otonomi di bawah kepemimpinan Raja Mohammed VI.

Kedua menteri kemudian sepakat melanjutkan konsultasi politik antara Maroko dan Jamaika serta mengoordinasikan posisi kedua negara terkait berbagai isu yang menjadi kepentingan bersama.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya