Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: BPMI Setpres)

Global

Seruan Prabowo Pertegas Sikap Indonesia untuk Kemerdekaan Palestina

SENIN, 21 SEPTEMBER 2026 | 11:05 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Seruan “Free Palestine” yang digaungkan Presiden Prabowo Subianto di Pondok Modern Darussalam Gontor dinilai menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia tidak meninggalkan perjuangan Palestina menuju kemerdekaan.

Direktur Eksekutif Global Future Institute, Hendrajit mengatakan momentum tersebut dinilai tepat karena Prabowo menyampaikan seruan di depan para ulama dan kiai Gontor serta sejumlah duta besar negara sahabat, termasuk Yaman, Suriah, dan Palestina. 

"Seruan Free Palestine oleh Prabowo menimbulkan efek dramatik dan “menyetrum” psikologi kolektif berbagai komunitas Muslim. Apalagi Pesantren Gontor memang unik. Secara tradisi keislaman tetap tradisional berbasis Ahlus Sunnah wal Jamaah, namun dalam pendidikan berorientasi modern,” ungkap Hendrajit kepada RMOL, dikutip Senin, 21 September 2026.


Menurut Hendrajit, seruan tersebut sekaligus memupus prasangka dari sebagian kalangan yang menilai keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace dapat memperlunak kebijakan luar negeri RI dalam mendukung Palestina. 

Sikap pemerintahan Prabowo disebut masih sejalan dengan komitmen para presiden Indonesia sebelumnya terhadap kemerdekaan Palestina.

“Menurut saya merupakan langkah cerdas. Kalau soal sikap dasar politik luar negeri RI, seruan Free Palestine itu malah membuktikan bahwa Prabowo sejatinya tidak meninggalkan perjuangan rakyat Palestina untuk menjadi negara merdeka,” kata dia.

Terkait realisasi janji Indonesia untuk mengirim pasukan pemelihara perdamaian ke Gaza dan menampung pengungsi Palestina, Hendrajit menilai perlu mempertimbangkan dinamika kawasan Timur Tengah yang terus berubah. 

Dia menyoroti perkembangan konflik AS-Israel dengan Iran, proses negosiasi yang rumit, serta persoalan blokade maritim di Selat Hormuz yang menurutnya turut memengaruhi perhatian negara-negara kawasan terhadap isu Palestina.

Di sisi lain, rencana Presiden Prabowo menampung pengungsi Palestina juga memicu pro dan kontra di dalam negeri. 

Hendrajit mengingatkan, kebijakan tersebut perlu mempertimbangkan potensi dampaknya terhadap stabilitas politik dan keamanan nasional.

"Misalnya apakah kesediaan menampung pengungsi warga Palestina pada perkembangannya nanti bukannya malah menciptakan instabilitas politik dan keamanan nasional bagi negeri kita," pungkasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

IPW Desak Transparansi Penegakan Hukum Kasus 1.048 Ton Udang Impor di Jatim

Minggu, 01 November 2026 | 01:50

Langkah Polisi Tangani Kasus Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo Diapresiasi Warga

Minggu, 01 November 2026 | 01:24

Polda Metro Siap Dikritik Buntut Penyelenggaraan Deklarasi Sumpah Pemuda 29 Oktober

Minggu, 01 November 2026 | 00:43

Ramai Logo Muncul di TIME100 Next Gala, Danantara Bantah Bayar Dana Sponsorship

Minggu, 01 November 2026 | 00:16

Pengurus Baru SAPMA PP DKI Jakarta Siap Berkolaborasi dengan Pemprov

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:47

Polisi Tangkap Pelaku Penembakan di Kampung Ambon, Ini Motifnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:17

Winda Marfita Pastikan Tak Terlibat Kasus Investasi PT MBS yang Dilaporkan Nur Istianti

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:57

Asrul Haruna Terpilih Sebagai Koorpresnas BEM PTMA Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:43

Rembuk Pemuda Himpun Aspirasi dari 29 Provinsi, Kukuhkan DPP Pertama

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:32

PPP Maluku Tolak Pemberhentian Agus Suparmanto-Taj Yasin

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:44

Selengkapnya