Sosialisasi yang dilakukan oleh jajaran Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Mabes Polri terkait bahaya radikalisme terhadap siswa sekolah (Foto: Dok Istimewa)
Sosialisasi yang dilakukan oleh jajaran Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Mabes Polri terkait bahaya radikalisme terhadap siswa sekolah (Foto: Dok Istimewa)
Juru Bicara Densus 88 Antiteror, Kombes Pol Mayndra Eka Wardhana, menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan langkah strategis untuk membentengi generasi muda dari paparan infiltrasi terorisme dan ekstremisme di ruang digital.
"Densus 88 Antiteror berdiri bersama Kemenag RI dan mendukung total diterbitkannya SE Nomor 19 Tahun 2026 ini. Langkah tegas ini sangat krusial untuk memutus mata rantai propaganda serta rekrutmen radikalisme dan ekstremisme yang kini masif menyasar anak-anak lewat media sosial," ujar Mayndra kepada wartawan, Minggu 20 Septembr 2026.
Populer
Selasa, 15 September 2026 | 13:16
Minggu, 20 September 2026 | 14:18
Kamis, 10 September 2026 | 05:04
Minggu, 20 September 2026 | 18:58
Sabtu, 12 September 2026 | 06:08
Minggu, 13 September 2026 | 17:39
Selasa, 15 September 2026 | 09:40
UPDATE
Senin, 21 September 2026 | 06:25
Senin, 21 September 2026 | 06:05
Senin, 21 September 2026 | 05:44
Senin, 21 September 2026 | 05:13
Senin, 21 September 2026 | 05:00
Senin, 21 September 2026 | 04:39
Senin, 21 September 2026 | 04:23
Senin, 21 September 2026 | 04:02
Senin, 21 September 2026 | 03:25
Senin, 21 September 2026 | 03:06