Berita

Salah satu orang tua siswa sekolah Rakyat Ngawi terharu. (Foto: Humas Kemensos)

Politik

Sekolah Rakyat Ngawi Beroperasi, Tangis Haru Orang Tua Pecah

MINGGU, 20 SEPTEMBER 2026 | 15:24 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Beroperasinya Sekolah Rakyat di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur disambut haru para orang tua siswa. Program tersebut dinilai membuka akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Salah satunya Sartini, orang tua Nindya Prastica Kirana, siswi Sekolah Rakyat Ngawi. Perempuan asal Kecamatan Kendal itu menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto karena putrinya mendapat kesempatan bersekolah.

“Kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto, terima kasih banyak telah membangun dan mengadakan sekolah rakyat yang sangat membantu keluarga kurang mampu, untuk anak-anak putus sekolah, memberi kesempatan kepada anak-anak untuk menggapai cita-citanya, dan masa depan yang lebih cerah,” kata Sartini dikutip dari keterangan tertulis Humas Kemensos, Minggu, 20 September 2026.


Pernyataan tersebut disampaikan saat Sartini berdialog dengan Menteri Sosial Saifullah Yusuf alias Gus Ipul di Sekolah Rakyat Kabupaten Ngawi, Sabtu, 19 September 2026.

Gus Ipul mengatakan, Ngawi sebelumnya tidak memiliki Sekolah Rakyat rintisan. Namun, pemerintah daerah langsung mengusulkan lahan untuk pembangunan sekolah permanen yang kini telah beroperasi.

“Saya berterima kasih sama Pak Bupati, Kabupaten Ngawi ini tidak ada sekolah rintisan. Biasanya di tempat lain itu ada sekolah rintisan, Sekolah rakyat dibuka menggunakan gedung-gedung sementara milik pemerintah. Tapi Kabupaten Ngawi, langsung mengusulkan tanah untuk dibangun gedung permanen sekolah,” ujar Gus Ipul.

Saat ini Sekolah Rakyat Ngawi menampung 220 siswa, terdiri dari 18 siswa jenjang SD, 90 siswa SMP, dan 112 siswa SMA. Kapasitas gedung ditargetkan dapat menampung lebih dari 1.000 siswa untuk tiga jenjang pendidikan.

Menurut Gus Ipul, siswa Sekolah Rakyat dijaring berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), khususnya kelompok Desil 1 dan 2. Prosesnya meliputi penjangkauan, asesmen, koordinasi dengan kementerian terkait, BPS, dan pemerintah daerah sebelum siswa ditetapkan.

Sekolah Rakyat menerapkan konsep asrama atau boarding school. Selain pendidikan akademik, siswa mendapatkan penguatan pendidikan karakter. Gus Ipul meminta pemerintah daerah mengawal proses pembelajaran, khususnya pada masa awal ketika siswa masih beradaptasi dengan lingkungan baru.

“Maka itu saya titipkan penyelenggaraan sekolah rakyat ini kepada Pak Bupati untuk bisa dikawal, diawasi, dibimbing, dan diberi penguatan-penguatan,” katanya.

Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono memastikan pemerintah daerah terus mendukung penyelenggaraan Sekolah Rakyat sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan.

“Tentu kami di pemerintah daerah akan terus men-support apa yang menjadi komitmen kami bersama-sama dengan pemerintah pusat dalam rangka turut mencerdaskan kehidupan bangsa,” pungkas Ony.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

AMMN Cetak Laba Bersih Rp15,9 Triliun hingga September 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:24

Hasto Ingatkan Kader PDIP Tak Boleh Takut Bela Rakyat

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:01

Kapolres Jakbar Obrak-abrik Kampung Boncos, Tiga Orang Dicokok

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:16

Respons Ijazah Gibran, PDIP: Tidak Ada Kebohongan yang Abadi

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:01

Fahira Idris Apresiasi Kepastian Ujian Ulang Siswa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:36

Prajurit Marinir Perbaiki Jembatan di Distrik Aradide

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:11

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:00

Prabowo Didorong Percepat Reformasi Energi Nasional

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:31

Komunitas Pengawas WNA Desak Dirjen Pajak Telaah Dumas PT BCI

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:14

Jogja Cultural Wellness Festival 2026 Usung Wisata Kebugaran

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:00

Selengkapnya