Berita

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Mohsen Rezaei (Foto: X)

Dunia

Iran Pasang Tujuh Syarat Sebelum Kembali Berunding dengan AS

MINGGU, 20 SEPTEMBER 2026 | 15:37 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Iran menyampaikan tujuh syarat kepada Amerika Serikat (AS) sebelum memulai kembali perundingan.

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Mohsen Rezaei mengatakan, tujuh tuntutan tersebut telah disampaikan kepada Washington.

“Amerika Serikat, jika ingin melepaskan diri dari kesulitan yang telah diciptakannya sendiri, harus menerima hak dan syarat Iran,” tulis Rezaei di X, Sabtu, 20 September 2026.


Dalam wawancara dengan Al Jazeera, Rezaei mengungkapkan sejumlah tuntutan Iran, di antaranya penghentian perang di semua lini, pembebasan aset Iran yang dibekukan, serta penghentian blokade laut AS. 

Menurutnya, seorang mediator Qatar telah menyampaikan persyaratan tersebut kepada Washington dan Tehran kini menunggu respons Trump.

Iran dan AS diketahui masih terlibat dalam diplomasi tidak langsung selama berbulan-bulan konflik dan sejak runtuhnya nota kesepahaman Islamabad. 

Nota yang ditandatangani pada Juni setelah perundingan yang difasilitasi Pakistan itu sedianya bertujuan menghentikan pertempuran dan membuka jalan bagi kesepakatan yang lebih luas. 

Namun, kedua pihak kemudian saling menuduh melakukan pelanggaran hingga nota tersebut berakhir pada Agustus tanpa menghasilkan penyelesaian permanen.

Trump mengatakan kepada Axios bahwa dirinya akan membuat keputusan besar terkait kemungkinan melanjutkan serangan berskala besar terhadap Iran. 

Dia juga mengatakan Tehran masih berkomunikasi langsung dengan Washington dan menginginkan kesepakatan. Trump dijadwalkan membahas perang tersebut dengan para pemimpin enam negara Teluk Persia di New York pekan depan.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Menkeu Baru Angkat Bicara Soal Perombakan Pejabat Bea Cukai dan Dirjen Pajak

Senin, 14 September 2026 | 17:28

UPDATE

Dina Sulaeman: Sikap Prabowo Beri Pesan Diplomatik Kuat untuk Palestina

Minggu, 20 September 2026 | 09:51

Ekonom Ungkap Skema Pendidikan Gratis PTN Tanpa Menguras APBN

Minggu, 20 September 2026 | 09:43

Prabowo Berencana Produksi Bensin dari Batu Bara

Minggu, 20 September 2026 | 08:56

Humanika: Jangan Jatuhkan Prabowo Sebelum Lima Tahun

Minggu, 20 September 2026 | 08:49

Sesuai Ambisi Prabowo, Kampus Negeri Jangan Cari Duit dari Mahasiswa Lagi

Minggu, 20 September 2026 | 08:22

Dubes Palestina Ungkap Momen Emosional Saat Peluk Prabowo di Gontor

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Ekonom: Prabowo Tinggal Lanjutkan Pendidikan Gratis dari SBY

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Keretakan Peradaban

Minggu, 20 September 2026 | 07:38

Wadanyon OPM Kodap 35 Bintang Timur Yahukimo Diringkus TNI

Minggu, 20 September 2026 | 06:46

DPD Tawarkan Solusi Netral Fiskal Demi Ekonomi Berlari Kencang

Minggu, 20 September 2026 | 06:19

Selengkapnya