Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: BPMi Setpres)

Dunia

Seruan Free Palestine Prabowo Harus Berujung Aksi Diplomatik

MINGGU, 20 SEPTEMBER 2026 | 14:46 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Seruan “Free Palestine” Presiden Prabowo Subianto dalam peringatan 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, Jawa Timur, Sabtu, 19 September 2026, dinilai perlu diterjemahkan menjadi langkah diplomatik konkret di tingkat internasional.

Hal itu disampaikan Dosen Hubungan Internasional Universitas Padjadjaran (Unpad) dan President University, Teuku Rezasyah kepada RMOL dalam pesan elektronik, Minggu, 20 September 2026.

Menurut Rezasyah, Prabowo memahami secara mendalam penderitaan masyarakat Palestina yang telah mengalami penindasan sejak berdirinya Israel pada 1948, sementara dunia dinilai cenderung membiarkan kondisi tersebut.


Adapun pengulangan seruan “Free Palestine” sebanyak tiga kali mencerminkan kesadaran Prabowo atas tanggung jawab Indonesia sebagai negara Muslim terbesar untuk memperjuangkan Palestina sebagai negara yang berdaulat dan bermartabat.

“Dalam konteks inilah Presiden Prabowo Subianto berulang kali menggelorakan "Free Palestine" secara lantang dan berulang-ulang. Tentunya retorika yang disampaikan pada acara penting dalam organisasi kemasyarakat Islam terbesar di dunia ini akan dikenang dunia,” ungkapnya.

Karena itu, Rezasyah mendorong agar seruan tersebut tidak berhenti pada retorika, tetapi diwujudkan melalui langkah diplomatik bersama negara-negara lain di berbagai forum internasional.

"Presiden Prabowo Subianto hendaknya mampu membuktikannya dilevel dunia sehingga menjadikan Macan Kertas ini menjadi Macan Kumbang, yang bergerak di semua forum internasional yang dihadirinya," tegas Rezasyah.

Dia berharap Indonesia dapat bergerak bersama negara-negara OKI, Liga Arab, dan kelompok Kerja Sama Selatan-Selatan untuk mewujudkan hak-hak dasar masyarakat Palestina sebagaimana tercantum dalam berbagai resolusi PBB.

"Setidaknya bagi negara-negara di Majelis Umum PBB, terutama sekali Organisasi Konferensi Islam, Kerjasama Selatan-Selatan, dan Liga Arab, dimana mereka akan bersama Indonesia bergerak dari semangat Macan Kertas menjadi semangat Macan Kumbang, bergerak dalam satu kesatuan sehingga mampu memberikan masyarakat Palestina hak-hak dasar mereka," tandasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Menkeu Baru Angkat Bicara Soal Perombakan Pejabat Bea Cukai dan Dirjen Pajak

Senin, 14 September 2026 | 17:28

UPDATE

Dina Sulaeman: Sikap Prabowo Beri Pesan Diplomatik Kuat untuk Palestina

Minggu, 20 September 2026 | 09:51

Ekonom Ungkap Skema Pendidikan Gratis PTN Tanpa Menguras APBN

Minggu, 20 September 2026 | 09:43

Prabowo Berencana Produksi Bensin dari Batu Bara

Minggu, 20 September 2026 | 08:56

Humanika: Jangan Jatuhkan Prabowo Sebelum Lima Tahun

Minggu, 20 September 2026 | 08:49

Sesuai Ambisi Prabowo, Kampus Negeri Jangan Cari Duit dari Mahasiswa Lagi

Minggu, 20 September 2026 | 08:22

Dubes Palestina Ungkap Momen Emosional Saat Peluk Prabowo di Gontor

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Ekonom: Prabowo Tinggal Lanjutkan Pendidikan Gratis dari SBY

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Keretakan Peradaban

Minggu, 20 September 2026 | 07:38

Wadanyon OPM Kodap 35 Bintang Timur Yahukimo Diringkus TNI

Minggu, 20 September 2026 | 06:46

DPD Tawarkan Solusi Netral Fiskal Demi Ekonomi Berlari Kencang

Minggu, 20 September 2026 | 06:19

Selengkapnya