Berita

Presiden AS Donald Trump (Foto: White House)

Dunia

Trump Siapkan Pasukan AI untuk Dominasi Teknologi Global

MINGGU, 20 SEPTEMBER 2026 | 13:18 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan rencana membentuk “AI Force” atau pasukan kecerdasan buatan serta menunjuk seorang pejabat khusus sebagai artificial intelligence tsar di tengah pesatnya perkembangan teknologi AI.

"Untuk tujuan ini, saya membentuk Pasukan AI, seperti yang saya lakukan pada Pasukan Ruang Angkasa, yang telah sukses besar, pada masa jabatan pertama saya. Untuk itu, saya akan mengumumkan, dalam waktu dekat, 'Czar' AI," tulis Trump di Truth Social, dikutip Minggu, 20 September 2026.

Trump menegaskan pemerintahannya tidak akan menghambat pertumbuhan industri AI. Dia juga menepis kekhawatiran mengenai potensi bahaya AI dengan menyebut kritik terhadap teknologi tersebut sebagai sebuah hoaks.


“AI adalah Revolusi Industri atau Internet berikutnya, tetapi akan jauh lebih besar dan berdampak, mungkin mencapai 25 persen dari PDB negara kita,” ungkap Trump, dikutip Minggu, 20 September 2026. 

Trump mengatakan AS harus terus lebih unggul dari Tiongkok dalam pengembangan AI.

Persaingan teknologi antara Washington dan Beijing kini menjadi bagian penting dari rivalitas kedua negara dengan perekonomian terbesar dunia. Isu tersebut diperkirakan turut dibahas saat Trump bertemu Presiden Tiongkok Xi Jinping pekan depan.

Pernyataan Trump terkait pasukan AI muncul setelah sejumlah peneliti dan mantan peneliti memperingatkan risiko AI terhadap manusia, termasuk kekhawatiran bahwa perkembangan teknologi tersebut dapat membawa ancaman serius.

Sejumlah perusahaan AI besar, termasuk Anthropic, OpenAI, dan Google, juga telah mengungkap insiden keamanan atau penggunaan chatbot mereka untuk aktivitas berbahaya. 

CEO Anthropic Dario Amodei bahkan menyerukan perlambatan pengembangan AI, regulasi industri, serta pemantauan independen terhadap pengembangan model AI.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Menkeu Baru Angkat Bicara Soal Perombakan Pejabat Bea Cukai dan Dirjen Pajak

Senin, 14 September 2026 | 17:28

UPDATE

Dina Sulaeman: Sikap Prabowo Beri Pesan Diplomatik Kuat untuk Palestina

Minggu, 20 September 2026 | 09:51

Ekonom Ungkap Skema Pendidikan Gratis PTN Tanpa Menguras APBN

Minggu, 20 September 2026 | 09:43

Prabowo Berencana Produksi Bensin dari Batu Bara

Minggu, 20 September 2026 | 08:56

Humanika: Jangan Jatuhkan Prabowo Sebelum Lima Tahun

Minggu, 20 September 2026 | 08:49

Sesuai Ambisi Prabowo, Kampus Negeri Jangan Cari Duit dari Mahasiswa Lagi

Minggu, 20 September 2026 | 08:22

Dubes Palestina Ungkap Momen Emosional Saat Peluk Prabowo di Gontor

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Ekonom: Prabowo Tinggal Lanjutkan Pendidikan Gratis dari SBY

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Keretakan Peradaban

Minggu, 20 September 2026 | 07:38

Wadanyon OPM Kodap 35 Bintang Timur Yahukimo Diringkus TNI

Minggu, 20 September 2026 | 06:46

DPD Tawarkan Solusi Netral Fiskal Demi Ekonomi Berlari Kencang

Minggu, 20 September 2026 | 06:19

Selengkapnya