Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: BPMI Setpres)

Politik

Tahun Depan Prabowo Bakal Bangun Ribuan Kapal untuk Nelayan

MINGGU, 20 SEPTEMBER 2026 | 11:20 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan melalui penguatan armada penangkapan ikan. 

Hal itu disampaikan Prabowo dalam acara Syukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, Jawa Timur, Sabtu, 19 September 2026. 

Menurutnya, perhatian terhadap nelayan menjadi bagian penting dari upaya pemerintah mengelola potensi laut Indonesia sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.


"Nelayan yang memerlukan bantuan, yang tidak pernah dibantu selama 81 tahun Indonesia merdeka, sekarang akan kita urus," kata Prabowo.

Karena itu, pemerintah akan memperkuat armada nelayan nasional agar masyarakat pesisir dapat memanfaatkan kekayaan laut Indonesia secara lebih optimal. 

"Sekarang kita akan bekerja. Mulai tahun depan kita bangun ribuan kapal-kapal nelayan untuk nelayan-nelayan kita," tegasnya.

Program tersebut sejalan dengan target Prabowo membangun 5.000 Kampung Nelayan Merah Putih sebelum 2029. 

"Kita yang tidak pernah diperhatikan selama sekian puluh tahun, tahun ini akan menyelesaikan 1.300 kampung nelayan dan tahun depan sasaran kita 2.000 kampung nelayan. Tahun 2028, 2.000 lagi. Sebelum 2029 sasaran kita 5.000 kampung nelayan," kata Prabowo dalam acara peringatan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) yang dipantau secara daring dari Jakarta, Jumat, 18 September 2026.

Pemerintah juga telah memesan sedikitnya 1.500 kapal nelayan berukuran hingga 100 gros ton (GT) yang nantinya disalurkan ke kampung-kampung nelayan untuk mendukung aktivitas penangkapan ikan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Korporasi Biang Kerok Karhutla Harus Dihukum Maksimal

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:32

Partisipasi Industri Lokal Menguat, 101 Calon Mitra PSEL Denera Lolos Seleksi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:31

IHSG Rontok 1,29 Persen, Rupiah Cerah ke Rp18.112 per Dolar AS

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:27

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Pasokan Gas RI ke Luar Negeri

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:12

Harga Emas Antam Turun Lagi, Beli Sekarang?

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:01

Andrea Bocelli Harus Cabut Dukungan ke Israel jika Ingin Konser di Indonesia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:43

Pemerintah Jangan Tutup Mata atas Nasib PMI di Malaysia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:25

Indonesia dan Singapura Harus Kompak Bongkar Jejak Korporasi Karhutla

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:14

Kopdes Jangan Malah Jadi Pesaing UMKM

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:05

Jakarta Tak Kalah dari Singapura Gelar Konser Dunia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 07:40

Selengkapnya