Berita

Ilustrasi Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia dan Nusron Wahid. (Foto: sentuhan Gemini AI)

Politik

Bahlil Bungkam soal Nusron, Apa yang Sedang Disembunyikan?

MINGGU, 20 SEPTEMBER 2026 | 10:15 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pengunduran diri Nusron Wahid dari kepengurusan DPP Partai Golkar yang baru diungkap ke publik setelah namanya terseret OTT KPK memunculkan pertanyaan soal transparansi internal partai.

Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi mempertanyakan sikap Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia yang belum memberikan penjelasan langsung mengenai status Nusron di partai.

Pertanyaan itu muncul setelah Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Sarmuji mengungkapkan Nusron telah mundur dari kepengurusan DPP sejak lebih dari enam bulan lalu. Meski demikian, Nusron masih berstatus sebagai kader Golkar.


Menurut Muslim, jika pengunduran diri tersebut memang telah disampaikan sejak enam bulan lalu, seharusnya posisi Nusron dapat dijelaskan secara terbuka tanpa menimbulkan polemik.

"Kalau Bahlil masih bungkam soal status Nusron itu pasti ada apa-apanya tuh. Padahal kalau benar Nusron mundur enam bulan lalu, Bahlil dan Golkar tidak punya beban lagi," kata Muslim kepada Kantor Berita Ekonomi dan Politik RMOL, Minggu, 20 September 2026.

Muslim menilai momentum pengungkapan tersebut menjadi perhatian karena terjadi setelah nama Nusron mencuat dalam perkara dugaan korupsi di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

KPK sebelumnya melakukan OTT terkait dugaan suap pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di lingkungan ATR/BPN. Sejumlah orang yang disebut memiliki hubungan dengan Nusron kemudian ditetapkan sebagai tersangka.

"Yang menjadi dugaan publik, Nusron masih anggota atau pengurus Golkar. Makanya Bahlil jadi kikuk. Bacaan publik Bahlil dan Golkar dianggap lindungi Nusron dan terduga koruptor," ujarnya.

"Bungkamnya Bahlil ini menyimpan misteri soal keberadaan Nusron di Golkar. Bisa jadi Nusron masih anggota atau pengurus Golkar. Saat kejadian OTT soal BPN yang seret nama Nusron baru diakui mundur. Enam bulan lalu? Aneh saja," tuturnya.

Dia juga mempertanyakan mengapa tidak ada pengumuman terbuka dari Partai Golkar mengenai pengunduran diri Nusron dari struktur DPP apabila keputusan tersebut memang telah berlangsung sejak lama.

"Kalau mundur dari Golkar? Kenapa enggak ada berita dan pengumuman. Terlihat antara Ketum Golkar, Bahlil dan Sekjen Golkar sedang bersandiwara bela Nusron?" tanya Muslim.

Sarmuji sebelumnya memastikan Nusron telah menyampaikan pengunduran diri secara langsung kepada Bahlil. Ia juga menyebut Nusron tetap menjadi anggota Golkar setelah tidak lagi berada dalam struktur kepengurusan DPP.

Nusron sebelumnya tercatat sebagai Ketua Bidang Keagamaan dan Kerohanian DPP Partai Golkar periode 2024-2029 di bawah kepemimpinan Bahlil.

Sementara dalam perkara ATR/BPN, KPK telah menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam dugaan suap dan penerimaan lainnya. Kasus tersebut berkaitan dengan pengurusan pertanahan, termasuk HGB PT Summarecon Agung Tbk di Kabupaten Bogor.

Nusron sendiri telah menyatakan menghormati proses hukum yang sedang berjalan di KPK dan menyebut Kementerian ATR/BPN akan membantu proses penyidikan.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Main di Kandang PSIM, Persija Menang Telak 4-0

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:49

Cukai MBDK Mulai Dipungut Semester II/2027, Target Rp1,7 Triliun

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:30

DPR Ingatkan Bijak di Ruang Digital dan Cegah Perundungan Siber

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 18:51

Ekspor Emas Anjlok, Bea Cukai Ungkap Perusahaan Tahan Pengiriman

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 18:38

Usai Dilantik, Kapolda Metro Jaya Serap Aspirasi Insan Pers

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:49

Pertamina Perkuat Ekosistem MyPertamina di MotoGP Mandalika

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:30

Tegas dan Loyal, Demokrat: Tidak Ada Nama Selain Prabowo untuk Kontestasi 2029

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:36

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

YLBHI Minta Polresta Solo Hentikan Dugaan Kriminalisasi Kasus Perdata jadi Pidana

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:36

Pertamina Perkuat Pengelolaan Sampah Mandalika Lewat Dukungan untuk Bank Sampah Putri Nyale

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:09

Selengkapnya