Berita

Presiden Prabowo Subianto dan Dubes Palestina Abdalfatah A.K. Alsattari (Foto: Bakom RI)

Dunia

Dubes Palestina Ungkap Momen Emosional Saat Peluk Prabowo di Gontor

MINGGU, 20 SEPTEMBER 2026 | 08:06 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Duta Besar Palestina untuk Republik Indonesia Abdalfatah A.K. Alsattari mengungkap momen emosional saat memeluk Presiden Prabowo Subianto dalam Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu, 19 September 2026.

Momen tersebut terjadi setelah Presiden Prabowo menyerukan “Free Palestine” dalam sambutannya. Seruan itu disambut riuh para santri, alumni, dan tamu undangan yang hadir. 

Abdalfatah kemudian menghampiri Presiden dan mengalungkan kefiyyeh Palestina sebagai bentuk penghormatan sekaligus ungkapan terima kasih.


“Saya merasa sangat bahagia ketika melihat beliau hadir, dan saya memutuskan untuk memberikan kefiyyeh Palestina kepada beliau, untuk berterima kasih kepada beliau,” tutur Dubes Palestina, dikutip Minggu, 20 September 2026.

Menurut Dubes, dukungan terhadap Palestina telah ia rasakan sejak tiba di Indonesia sekitar delapan bulan lalu. 

Dia menyebut perhatian tersebut tidak hanya datang dari Presiden Prabowo, tetapi juga dari para pemimpin dan berbagai lapisan masyarakat Indonesia.

“Sejak saya tiba di Indonesia, selama delapan bulan, saya mulai merasakan dukungan yang sangat besar untuk Palestina. Dan ini bukan pertama kalinya Presiden menyampaikan tentang situasi di Palestina. Dalam berbagai pidatonya, dan juga para pemimpin Indonesia, mereka berbicara tentang Palestina,” ujarnya.

Abdalfatah mengaku pemberian kefiyyeh kepada Prabowo menjadi bagian dari ungkapan terima kasih atas dukungan tersebut. Namun, momen ketika keduanya berpelukan meninggalkan kesan yang jauh lebih emosional bagi dirinya.

“Saya mungkin menangis setelah itu karena ketika saya memeluk beliau, saya merasa bahwa kami tidak sendirian. Indonesia berdiri bersama Palestina dan rakyat saya tidak sendirian di Gaza dan Tepi Barat,” ungkapnya.

Abdalfatah pun menitipkan satu permintaan kepada masyarakat Indonesia, khususnya keluarga besar Gontor, agar terus mendoakan rakyat dan perjuangan Palestina. 

“Kami membutuhkan dari rakyat Indonesia hanya satu hal, kami membutuhkan doa, hanya doa untuk rakyat saya, untuk negara saya, dan perjuangan kami. Dan kita akan bertemu bersama di Palestina,” pungkasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Bandit Keuangan Terorganisir

Minggu, 20 September 2026 | 00:02

Perjuangkan Hak Retaker, Willy Aditya: Republik Berdiri dari Tangan Dokter

Sabtu, 19 September 2026 | 23:58

Kemenkeu Tahan SAL Rp200 Triliun di Bank Hingga Juli 2027

Sabtu, 19 September 2026 | 23:32

KSAD Siapkan Helikopter Mi-35M Buatan Rusia untuk Misi Kemanusiaan di Papua

Sabtu, 19 September 2026 | 23:21

Disorot Publik, Nusron Wahid Ternyata Sudah Mundur dari Pengurus Golkar

Sabtu, 19 September 2026 | 22:47

Sektor Pariwisata RI Stagnan, Indonesia Kalah Cepat dari Vietnam

Sabtu, 19 September 2026 | 22:34

Kopasgat dan Satgas Habema Tangkap Pentolan OPM Abdon Kisamdu

Sabtu, 19 September 2026 | 21:56

PP IPA Dukung Prabowo Gratiskan Biaya Pendidikan SD hingga Universitas Negeri

Sabtu, 19 September 2026 | 21:37

Selebgram Jule Tak Jadi Tersangka Meski Konsumsi Etomidate, Ini Penjelasan Polisi

Sabtu, 19 September 2026 | 21:31

Bongkar Praktik Shadow Economy WNA di Bali, Hotel Lokal Terancam Kalah Saing

Sabtu, 19 September 2026 | 20:31

Selengkapnya