Aksi FABEM Bogor Raya. (Foto: Istimewa)
Aksi FABEM Bogor Raya. (Foto: Istimewa)
Dalam pernyataan sikapnya, FABEM Bogor Raya menilai praktik korupsi, suap, dan nepotisme telah mengancam tata kelola pemerintahan, menghambat pembangunan, serta merugikan hak-hak dasar masyarakat Kabupaten Bogor.
Desakan tersebut disampaikan menyusul tindakan KPK RI yang melakukan penyelidikan dan penggeledahan di sejumlah instansi di Kabupaten Bogor, di antaranya Bapenda, BKPSDM, dan Dinas Pendidikan. FABEM mempertanyakan perkembangan penanganan perkara tersebut dan mendesak adanya kepastian hukum.
Populer
Selasa, 15 September 2026 | 13:16
Rabu, 09 September 2026 | 01:15
Kamis, 10 September 2026 | 05:04
Sabtu, 12 September 2026 | 06:08
Minggu, 13 September 2026 | 17:39
Selasa, 15 September 2026 | 09:40
Senin, 14 September 2026 | 21:57
UPDATE
Minggu, 20 September 2026 | 00:02
Sabtu, 19 September 2026 | 23:58
Sabtu, 19 September 2026 | 23:32
Sabtu, 19 September 2026 | 23:21
Sabtu, 19 September 2026 | 22:47
Sabtu, 19 September 2026 | 22:34
Sabtu, 19 September 2026 | 21:56
Sabtu, 19 September 2026 | 21:37
Sabtu, 19 September 2026 | 21:31
Sabtu, 19 September 2026 | 20:31