Berita

Konferensi pers PP GP Alwashliyah di Balairung Jakarta, Sabtu, 19 September 2026. (Foto: Istimewa)

Politik

Kutuk Pembunuhan Aris Sanda, GP Alwashliyah Dukung TNI-Polri Sikat Habis KKB

MINGGU, 20 SEPTEMBER 2026 | 01:28 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (PP GP) Alwashliyah menyatakan duka mendalam sekaligus mengutuk keras aksi pembunuhan keji terhadap warga sipil, Aris Sanda yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di tanah Papua. 

Sikap tegas ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum PP GP Alwashliyah, H. Aminullah Siagian, dalam konferensi pers yang digelar di Balairung Jakarta, Sabtu, 19 September 2026.

"Hari ini, PP GP Alwashliyah berkumpul dengan rasa duka yang mendalam sekaligus kemarahan yang membuncah atas tragedi kemanusiaan yang kembali terjadi di tanah Papua. Kami berdiri di sini untuk menyatakan sikap tegas terhadap aksi keji yang dilakukan oleh KKB terhadap warga sipil yang tidak bersalah," ujar H. Aminullah Siagian kepada wartawan.


Dalam pernyataan sikapnya, GP Alwashliyah menegaskan beberapa poin krusial terkait tragedi kemanusiaan tersebut. Di antaranya mengutuk pembunuhan biadab yang dilakukan KKB.

“PP GP Alwashliyah mengutuk keras pembunuhan terhadap almarhum Aris Sanda. Tindakan KKB yang merenggut nyawa seorang sopir dan pejuang nafkah keluarga tersebut dinilai sebagai perbuatan yang sama sekali tidak manusiawi, pengecut, tidak dapat ditoleransi, serta merupakan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang sangat berat,” tegas Aminullah.

Pihaknya juga memberikan dukungan penuh kepada TNI-Polri dalam menindak pelaku kekerasan bersenjata yang melanggar HAM. 

“GP Alwashliyah menyatakan dukungan penuh kepada Pemerintah RI, Panglima TNI, dan Kapolri untuk bertindak tegas agar tidak memberikan ruang sedikit pun bagi kelompok teror tersebut, serta segera menangkap dan mengadili para pelaku hingga tuntas demi tegaknya keadilan dan keamanan di Papua,” ungkapnya.

Selanjutnya sebagai bentuk solidaritas dan bantuan konkret, PP GP Alwashliyah turut menyalurkan bantuan uang tunai sebesar Rp20 juta (yang dikirimkan langsung melalui transfer bank ke rekening istri almarhum Aris Sanda.

Aminullah menyadari bahwa bantuan materiil tersebut tidak dapat menggantikan kehadiran almarhum. Namun, ia berharap santunan ini dapat sedikit meringankan beban ekonomi keluarga yang ditinggalkan dalam menghadapi masa-masa sulit.

"Ini adalah komitmen kemanusiaan Pemuda Alwashliyah untuk selalu hadir bagi masyarakat yang tertindas," tambahnya.

Di akhir konferensi pers, PP GP Alwashliyah mengajak seluruh kader di Indonesia serta seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendoakan almarhum Aris Sanda agar mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Mereka juga mendoakan agar istri dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan yang luar biasa.

"Nashrun Minallahi Wa Fathun Qarib, Wabasysyiril Mu'minin," tutup Aminullah.


Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Bandit Keuangan Terorganisir

Minggu, 20 September 2026 | 00:02

Perjuangkan Hak Retaker, Willy Aditya: Republik Berdiri dari Tangan Dokter

Sabtu, 19 September 2026 | 23:58

Kemenkeu Tahan SAL Rp200 Triliun di Bank Hingga Juli 2027

Sabtu, 19 September 2026 | 23:32

KSAD Siapkan Helikopter Mi-35M Buatan Rusia untuk Misi Kemanusiaan di Papua

Sabtu, 19 September 2026 | 23:21

Disorot Publik, Nusron Wahid Ternyata Sudah Mundur dari Pengurus Golkar

Sabtu, 19 September 2026 | 22:47

Sektor Pariwisata RI Stagnan, Indonesia Kalah Cepat dari Vietnam

Sabtu, 19 September 2026 | 22:34

Kopasgat dan Satgas Habema Tangkap Pentolan OPM Abdon Kisamdu

Sabtu, 19 September 2026 | 21:56

PP IPA Dukung Prabowo Gratiskan Biaya Pendidikan SD hingga Universitas Negeri

Sabtu, 19 September 2026 | 21:37

Selebgram Jule Tak Jadi Tersangka Meski Konsumsi Etomidate, Ini Penjelasan Polisi

Sabtu, 19 September 2026 | 21:31

Bongkar Praktik Shadow Economy WNA di Bali, Hotel Lokal Terancam Kalah Saing

Sabtu, 19 September 2026 | 20:31

Selengkapnya