Berita

Ketua Presidium Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia 98 (JARI 98) Willy Prakarsa. (Foto: Dok. Pribadi)

Hukum

Willy JARI 98 Minta Publik Tak Kehilangan Fokus pada Perkara Febrie

JUMAT, 18 SEPTEMBER 2026 | 22:51 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Ketua Presidium Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia 98 (JARI 98) Willy Prakarsa meminta publik tetap mengawal proses hukum yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah.

Willy menyampaikan hal itu di tengah sorotan publik terhadap pergantian Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa serta sejumlah operasi penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurutnya, berbagai isu tersebut berpotensi mengalihkan perhatian publik dari perkara Febrie yang kini memasuki tahapan penting.


"Kita minta usut tuntas, kasus yang menyeret mantan Jampidsus Febrie Adriansyah ini bukan rakit lagi, bukan sampan, bukan perahu. Bukan kapal tanker, bukan kapal keruk, ini kelasnya sudah benar-benar kelas kapal tongkang. Ini lho, extraordinary crime," kata Willy Prakarsa, Jumat, 18 September 2026.

Willy juga menyoroti publikasi barang bukti uang dalam sejumlah penindakan hukum yang dilakukan Kejagung. Ia mempertanyakan asal-usul uang tersebut serta kejelasan tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi penggunaan dan pemanfaatan kawasan hutan untuk perkebunan oleh PT PSMI.

Aktivis senior 98 itu bahkan meminta Presiden Prabowo Subianto mengevaluasi Kejaksaan Agung, termasuk mencopotnya pimpinannya apabila penanganan perkara tidak tuntas hingga menjerat aktor utama.

"Publikasi uang (sitaan), enggak bedanya menggunting dalam lipatan di pemerintahan itu sendiri. Tersangkanya mana, gitu? Bukan hanya uang, kita cuma bertanya uang itu hasil dari apa? Oh, ini uang koruptor, tersangkanya mana?" tutupnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Kuota Batu Bara Turun, Laba Bisnis Tambang Astra Tergerus 28 Persen

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:33

Denny Indrayana Walk Out dari Sidang Gugatan Ijazah Gibran

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:17

Laba Otomotif Astra Naik 8 Persen

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:13

Maroko Kembangkan Pelabuhan Raksasa Berkapasitas 20 Juta Kontainer

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:11

Lewat Program Pelita, AHY Ajak Warga Manfaatkan Energi Surya

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:10

Normalisasi Sungai di Jakarta Dikebut Jelang Musim Hujan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:02

Laba Astra Tergerus 12 Persen, Ini Penyebabnya

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:58

Raja Juli Batal Bahas Karhutla di DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:43

Film Laut Bercerita Resmi Tayang di Bioskop Indonesia

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:20

BGN Perluas MBG Prasmanan, Sasar 5.000-10.000 Dapur hingga Akhir Tahun

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:19

Selengkapnya