Berita

Ilustrasi Beda Influenza A dan Flu Biasa (Sumber: Gemini Generated Image)

Kesehatan

Beda Influenza A dan Flu Biasa, Kenali Gejala dan Cara Membedakannya

JUMAT, 18 SEPTEMBER 2026 | 17:41 WIB | OLEH: TIFANI

Beda Influenza A dan flu biasa dapat dilihat dari penyebab hingga pola gejalanya. Meski sama-sama menyerang saluran pernapasan dan menimbulkan keluhan seperti batuk serta pilek, influenza dan flu biasa sebenarnya disebabkan oleh kelompok virus yang berbeda.

Influenza A merupakan salah satu tipe virus influenza yang dapat menginfeksi manusia. Sementara itu, istilah flu biasa umumnya merujuk pada common cold atau selesma yang dapat disebabkan oleh berbagai jenis virus pernapasan.

Perbedaan tersebut membuat gejala yang muncul juga dapat memiliki pola yang berbeda. Influenza cenderung muncul secara mendadak dengan keluhan yang lebih berat, sedangkan flu biasa umumnya berkembang secara bertahap.


Lantas, apa beda Influenza A dan flu biasa dan bagaimana mengenalinya?

Apa Itu Influenza A?

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengelompokkan virus influenza menjadi empat tipe, yaitu Influenza A, B, C, dan D. Pada manusia, influenza musiman terutama disebabkan oleh Influenza A dan Influenza B.

Influenza A memiliki sejumlah subtipe, dua subtipe yang saat ini beredar pada manusia adalah A(H1N1) dan A(H3N2). Dengan demikian, ketika seseorang dinyatakan mengalami Influenza A, artinya infeksi tersebut disebabkan oleh virus influenza tipe A.

Influenza dapat menimbulkan penyakit yang lebih serius pada kelompok tertentu, terutama orang lanjut usia, anak kecil, ibu hamil, serta orang dengan kondisi kesehatan tertentu.

Gejala Influenza A

Salah satu hal yang membedakan influenza dari flu biasa adalah pola munculnya gejala. Gejala influenza umumnya muncul secara mendadak. Seseorang yang sebelumnya merasa sehat dapat mengalami perubahan kondisi dalam waktu relatif singkat.

Gejala yang umum meliputi: Tidak semua orang yang terkena influenza akan mengalami seluruh gejala tersebut. Demam juga tidak selalu muncul pada setiap kasus.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal BMJ menunjukkan demam dapat menjadi salah satu tanda yang membantu mengidentifikasi influenza. Batuk juga memiliki sensitivitas cukup tinggi pada orang dewasa.

Kombinasi batuk dan demam dapat memberikan petunjuk yang lebih kuat dibandingkan hanya mengandalkan satu gejala. Namun, gejala saja tidak cukup untuk memastikan seseorang terkena Influenza A.

Apa Itu Flu Biasa?

Flu biasa atau common cold berbeda dari influenza. Dalam bahasa Indonesia, kondisi ini sering disebut sebagai selesma.

Common cold merupakan infeksi saluran pernapasan bagian atas yang dapat disebabkan oleh berbagai jenis virus. Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), terdapat lebih dari 200 virus pernapasan yang dapat menyebabkan flu biasa.

Salah satu penyebab yang paling umum adalah rhinovirus. Selain itu, beberapa jenis coronavirus musiman dan adenovirus juga dapat menyebabkan gejala common cold.

Karena penyebabnya beragam, seseorang dapat mengalami flu biasa beberapa kali dengan penyebab virus yang berbeda.

Gejala Flu Biasa

Gejala flu biasa umumnya berkembang secara bertahap dan cenderung lebih ringan dibandingkan influenza. Keluhan yang sering muncul antara lain: Demam pada orang dewasa relatif jarang terjadi pada common cold. Jika muncul, demam biasanya ringan.

Pola tersebut berbeda dengan influenza yang lebih sering ditandai dengan kemunculan gejala secara tiba-tiba, terutama demam, batuk, nyeri tubuh, dan rasa lelah.

Beda Influenza A dan Flu Biasa

Perbedaan Influenza A dan flu biasa dapat dilihat dari penyebab hingga pola gejalanya. Influenza A disebabkan oleh virus influenza tipe A, sedangkan flu biasa atau common cold dapat disebabkan oleh lebih dari 200 jenis virus pernapasan.

Influenza A umumnya menyebabkan gejala yang muncul secara mendadak. Demam atau menggigil, batuk, sakit kepala, nyeri tubuh, dan kelelahan menjadi beberapa gejala yang umum. 

Pilek dan sakit tenggorokan juga dapat terjadi. Sementara itu, flu biasa cenderung berkembang secara bertahap. 

Gejala yang lebih sering muncul berupa pilek, hidung tersumbat, bersin, sakit tenggorokan, dan batuk. Demam pada orang dewasa relatif jarang dan biasanya ringan jika terjadi.

Dari sisi penyebab, Influenza A merupakan infeksi yang disebabkan virus influenza tipe A. Adapun flu biasa bukan disebabkan oleh satu jenis virus. 

Rhinovirus menjadi salah satu penyebab yang paling umum, selain beberapa jenis coronavirus musiman dan adenovirus. Namun, gejala saja tidak cukup untuk memastikan seseorang terkena Influenza A atau flu biasa. 

Keduanya memiliki gejala yang mirip dengan sejumlah infeksi saluran pernapasan lainnya. Pemeriksaan atau tes dapat diperlukan untuk memastikan penyebab infeksi.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Wakil Bupati Bogor Jaro Ade Dipanggil KPK

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:31

Bisnis Ritel MAP Tumbuh Dua Digit, Laba Bersih Capai Rp2,1 Triliun

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:30

Konser Ye Sumbang Perputaran Ekonomi Rp600 Miliar, UMKM Ikut Kecipratan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Cari Pemimpin Baru, Kadin Jaktim akan Gelar Mukota VII

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Ekosistem Baterai Makin Maju, Toyota Didorong Garap Full EV

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:16

KPK Panggil Sejumlah Tenaga Ahli dan Kepala Biro BNPB

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:01

Periksa Suhu

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:00

Dony Oskaria Kumpulkan Petinggi BUMN, Ada Apa?

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:51

Bank Mandiri Buka-bukaan Soal Kredit Rp40 Triliun ke Haji Isam, Beberkan Agunan Saham JARR-PGUN

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:41

Sempat Mangkir, KPK Bakal Panggil Ulang Suami Fadia Arafiq

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:26

Selengkapnya