Berita

Kerja sama pengadaan mesin pengolahan kelapa PT Royal Agro Industri (RAI) bersama Beyond, Tiongkok. (Foto: Dok. PT RAI)

Bisnis

RAI Bangun Pabrik Baru Dorong Hilirisasi Kelapa Nasional

JUMAT, 18 SEPTEMBER 2026 | 20:46 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

PT Royal Agro Industri (RAI) memperkuat hilirisasi kelapa dengan menambah fasilitas produksi di sejumlah pabrik pengolahan yang ditargetkan mampu meningkatkan kapasitas menjadi lebih dari 2 juta butir kelapa per hari mulai 2027.

Penambahan kapasitas dilakukan melalui pengadaan mesin produksi dari Beyond, Tiongkok, yang akan ditempatkan di pabrik RAI di Manado, Sulawesi Utara, Sampit, Kalimantan Tengah, dan pabrik baru yang tengah dibangun di Riau.

"Karena permintaan hasil pengolahan kelapa di dunia terus meningkat, saat ini kami sedang membangun satu pabrik lagi di Riau, yakni PT Garuda Coco Industri," kata CEO PT RAI Johanna dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 18 September 2026.


Saat ini RAI menaungi tiga pabrik pengolahan kelapa, yakni PT Dewa Agricoco Industri (DAI) di Halmahera, Maluku Utara, PT Tri Mustika Cocomanaesa di Manado, dan PT Samuda Coco Indonesia di Sampit.

Mesin baru akan digunakan untuk menambah jalur produksi di pabrik Manado dan Sampit. Sementara di Riau, mesin tersebut menjadi bagian dari fasilitas produksi pabrik baru.

"Tahun depan, semua alat baru sudah bisa digunakan untuk produksi," ujar Johanna.

Dengan tambahan fasilitas tersebut, pabrik RAI di Riau diproyeksikan punya kapasitas pengolahan hingga 1 juta butir kelapa per hari. Sementara kapasitas pabrik Manado mencapai sekitar 500.000 butir, Sampit 350.000 butir, dan Halmahera 250.000 butir per hari.

"Artinya, PT RAI memiliki kapasitas untuk mengolah lebih dari 2 juta butir kelapa per hari," kata Johanna.

Peningkatan kapasitas tersebut juga akan memperluas produksi berbagai produk turunan kelapa, di antaranya desiccated coconut low fat, desiccated coconut high fat, santan, arang, cocofiber, cocopeat, dan crude coconut oil.

Pemilik PT RAI Jerry Hermawan Lo mengatakan, pengembangan industri pengolahan kelapa merupakan bagian dari upaya meningkatkan nilai tambah komoditas di dalam negeri.

"Kalau dulu kelapa Indonesia diekspor dalam bentuk utuh atau kelapa bulat dengan harga murah, sekarang dengan pabrik ini kami bisa olah dulu sebelum diekspor. Tentu saja olahan kelapa memiliki nilai ekonomi yang jauh lebih tinggi. Ini yang dinamakan hilirisasi kelapa," kata Jerry.

Saat ini produk olahan RAI telah dipasarkan ke lebih dari 33 negara, antara lain Jerman, Spanyol, Turki, Tiongkok, dan Amerika Serikat.

Hilirisasi juga membuka lapangan kerja dan memperluas keterlibatan petani dalam rantai industri. RAI saat ini bekerja sama dengan ribuan petani kelapa di sejumlah daerah serta memberikan pendampingan dan pelatihan untuk meningkatkan produktivitas.

Selain pengembangan industri, RAI menjalankan program Beasiswa Kelapa dengan menyisihkan Rp10 dari setiap butir kelapa yang diolah. Program tersebut ditargetkan membantu pendidikan 2.000 mahasiswa pertanian.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Mensos: Tiga Korban Penganiayaan di Sekolah Rakyat Jember Kembali Belajar

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:30

Agrinas Palma Bareng CPP Peringati Sumpah Pemuda Lewat Giat Sosial

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KNMP Disiapkan untuk Dongkrak Pendapatan Nelayan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KoMPAS Minta Polri Bersihkan Oknum Bermasalah dari Jabatan Strategis

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:03

Kapolri Mutasi Lagi, Kapusdokkes dan Kapuskeu Diganti

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:55

Dugaan Pencemaran Nama Baik di Medsos, Wanita Asal Sumut Dipolisikan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:44

Investasi Era Prabowo Tembus Rp3.923 Triliun Serap 5,4 Juta Tenaga Kerja

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:43

BRI Fellowship Journalism 2026 Ajak Jurnalis Terlibat dalam Urban Farming di Bandung

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:33

Kasus ISPA di 7 Provinsi Turun Drastis Usai Diguyur Hujan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:17

Prabowo Gratiskan Biaya Sekolah dan Perluas Kampus SMA Taruna Nusantara

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:58

Selengkapnya