Penampilan kader artis di HUT ke-28 PAN (Foto: YouTube PAN)
Puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) berlangsung meriah dengan suguhan seni dan budaya yang melibatkan sejumlah kader partai.
Acara digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Jumat malam, 18 September 2026.
Rangkaian diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan pembacaan doa yang dipimpin Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti.
Suasana berubah meriah dengan penampilan Hand Dance dengan simbol yang merepresentasikan semangat dan komitmen PAN untuk membantu rakyat, diiringi lagu Garuda Pancasila.
Kemeriahan berlanjut dengan penampilan sejumlah kader PAN yang dikenal sebagai artis. Pasha Ungu, Ike Nurjanah, Astrid Kuya, dan Adelia Pasha tampil menyanyikan lagu bertema cinta negeri.
Setelah itu, Desi Ratnasari membawakan puisi berjudul Aku Bermimpi karya Kang Maman, yang turut menjadi bagian dari rangkaian hiburan dalam perayaan tersebut.
Nuansa budaya semakin kuat ketika tiga seniman asal Sumatera Utara yang tergabung dalam Lebah Begantong tampil membawakan pantun Melayu.
Ketiganya membacakan pantun secara bergantian sembari menyapa satu per satu pejabat dan tamu undangan yang hadir pada puncak perayaan HUT PAN tersebut.
Salah satu penyair menyapa Presiden Prabowo Subianto yang turut hadir didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
"Kami nyanyi di sini bawa budaya Melayu untuk menghibur bapak ibu semua tamu. Dan Alhamdulillah sudah hadir yang ditunggu, ucap slamat datang kepada RI satu," ujarnya.
"Kamu lihat kemarin dari media online, hasil swasembada pangan di luar target presiden dan banyak petani bahagia saat panen. Karena harga pupuk turun 20 persen," lanjut sala satu di antaranya.
Pantun Melayu juga menyambut sejumlah pejabat negara dan pimpinan partai politik yang hadir dalam acara.
Di antaranya Wakil Presiden Gibran Rakabuming, Ketua MPR Ahmad Muzani, Ketua DPR Sufmi Dasco, Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia, Ketua DPD RI Sultan Najamuddin, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, hingga Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.