Berita

Rapat koordinasi karhutlla yang dipimpin Menko Polkam serta turut dihadiri Menhut, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, serja jajaran TNI Polri, BNPB hingga Manggala Agni Kehutanan. (Foto: Kemenhut)

Politik

Menko Polkam Gelar Rakor Karhutla Bareng Menhut

JUMAT, 18 SEPTEMBER 2026 | 19:06 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mendampingi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago meninjau lokasi karhutla di Sumatera Selatan. Menhut juga melaporkan perkembangan tren hotspot Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) nasional.

Selain peninjauan Menko Polkam dan Menhut Raja Antoni juga melakukkan Rakor Penanganan Karhutla, di Palembang, Jumat, 18 September 2026. Rakor yang dipimpin Menko Polkam ini turut dihadiri Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, serja jajaran TNI Polri, BNPB hingga Manggala Agni Kehutanan.

“Saya laporkan ke pak presiden bawah saya ke Sulawesi Selatan, saya bersama-sama dengan Menteri Kehutanan dan Kepala BNPB ada di sana,” ujar Djamari Chaniago dalam rapat.


Djamari mengatakan Presiden Prabowo Subianto menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berjuang memadamkan Karhutla. Djamari menyebut pemadaman sebagai perang dimana api menjadi lawannya.

“Beliau mengucapkan terimakasih atas perjuangan kita melawan pertempuran tapi kita sebagai komandan sebagai para pimpinannya berfikirlah untuk memenangkan pertempuran ini dalam waktu yang singkat,” tuturnya.

Sementara itu, dalam rapat Raja Antoni memaparkan data hotspot yang tercatat pada 14 September sebanyak 1.308 titik. Jumlah tersebut kemudian turun menjadi sekitar 1.042 pada 15 September, dan kembali menurun hingga sekitar 340 pada 17 September.

“Jadi, ada progres baik kerja kolektif kita,” ujarnya.

Meski secara nasional menunjukkan tren menurun, Sumatera Selatan masih menjadi wilayah dengan hotspot yang tinggi. Untuk data high confident, dia memaparkan angka 239 pada 14 September, 245 pada 15 September, 249 pada 16 September, dan 216 pada 17 September.

“Hotspot tidak selalu menjadi fire spot, Pak. Tapi ini high confident, kira-kira 80% kebenarannya nanti BPBD-nya turun memakai pesawat patroli. Cek yang angka-angka tadi dan kemudian kita terjemahkan menjadi peta perjuangan kita pada hari ini dan pada besok,” katanya.

Menhut turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan Karhutla, mulai dari TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD hingga masyarakat. Menurutnya, kerja kolektif tersebut perlu terus dilakukan dengan menggerakkan personel dan kekuatan secara tepat untuk memadamkan kebakaran sekaligus mengantisipasi agar tidak terjadi kebakaran ulang.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Polda Metro Geledah Sembilan Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Alat Konstruksi

Jumat, 18 September 2026 | 18:26

APBN Defisit Rp240 Triliun, IHSG-Rupiah Kompak Anjlok

Jumat, 18 September 2026 | 18:06

Sinopsis The Ordinary Jackpot, Drama Korea Terbaru Lee Jun-hyuk

Jumat, 18 September 2026 | 18:04

Usai Summarecon Agung, Rumah Anak Buah Nusron Wahid Digeledah KPK

Jumat, 18 September 2026 | 18:02

BNI Perkuat Peran Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest

Jumat, 18 September 2026 | 17:57

Geledah Kantor Summarecon Agung, Dokumen SHGB dan Bukti Elektronik Disita KPK

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Fahd A Rafiq Jadi Tersangka KPK 3 Kali, Ini Daftar Kasus yang Menjeratnya

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Kasus Summarecon Alarm Pembenahan Sistem Blokir Pertanahan

Jumat, 18 September 2026 | 17:42

Beda Influenza A dan Flu Biasa, Kenali Gejala dan Cara Membedakannya

Jumat, 18 September 2026 | 17:41

Paulus Tannos Tegaskan Tak Hindari Hukum, Minta Bukti Diuji Secara Adil

Jumat, 18 September 2026 | 17:28

Selengkapnya