Berita

Kementerian Koperasi (Kemenkop) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah serta Utusan Khusus Presiden Bidang Ekonomi dan Perbankan untuk memperkuat pemberdayaan serta pengembangan ekosistem koperasi. (Foto: Kemenkop)

Bisnis

Kemenkop Gandeng Muhammadiyah-UKP Ekonomi dan Perbankan Perkuat Ekosistem Koperasi

JUMAT, 18 SEPTEMBER 2026 | 18:57 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kementerian Koperasi (Kemenkop) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah serta Utusan Khusus Presiden Bidang Ekonomi dan Perbankan untuk memperkuat pemberdayaan serta pengembangan ekosistem koperasi. Penandatanganan Nota Kesepahaman tersebut dilakukan di kantor Kemenkop, Jakarta, Jumat, 18 September 2026.

"Kami menyambut baik komitmen Pimpinan Pusat Muhammadiyah untuk bersama-sama mendorong koperasi berbasis masjid dalam hal ini agar dapat tumbuh, berkembang, dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat," kata Menkop.

Dalam kerja sama dengan Utusan Khusus Presiden Bidang Ekonomi dan Perbankan, Kemenkop akan menyediakan data dan informasi serta mengidentifikasi koperasi berdasarkan sasaran dan sektor usahanya.


Kemenkop juga akan melakukan pendampingan dan penguatan kelembagaan koperasi. Sementara itu, Utusan Khusus Presiden Bidang Ekonomi dan Perbankan diharapkan memperkuat koordinasi dengan lembaga keuangan dan pemangku kepentingan terkait.

"Utusan Khusus Presiden Bidang Ekonomi dan Perbankan kami harapkan dapat memperkuat koordinasi dengan lembaga-lembaga keuangan dan pemangku kepentingan terkait, khususnya dalam memperluas akses pembiayaan dan merumuskan skema pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan koperasi," ujar Ferry.

Selanjutnya Ketua Dewan Pembina Yayasan Institut Quantum Akhyar Ustadz Adi Hidayat mengatakan, jaringan Majelis Tabligh Muhammadiyah yang mencakup sekitar 12.000 masjid memiliki potensi untuk menjadi basis pengembangan koperasi berbasis komunitas. Hal itu, kata dia, menjadi salah satu modal untuk membangun sistem koperasi yang dapat diterapkan secara lebih luas.

"Ada 12.000 masjid di bawah Majelis Tabligh (Muhammadiyah), dan seluruh peserta atau jamaahnya itu riil. Database-nya terkumpul dalam satu database digital. Jadi orangnya riil, tempatnya ada, sistemnya sudah dibuat," ujarnya.

Sementara itu Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah K.H. Fathurrahman Kamal mengatakan, Muhammadiyah ingin mengembangkan fungsi masjid sebagai sebuah ekosistem yang dapat memberikan solusi terhadap kebutuhan masyarakat di tingkat akar rumput.

"Ini tentu bagian daripada pemahaman Muhammadiyah dan ideologi Muhammadiyah untuk bekerja sama seluas-luasnya termasuk dengan pemerintah di dalam menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat kita," kata Fathurrahman.

Hadir pada acara penandatanganan Nota Kesepahaman tersebut adalah Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah, Utusan Khusus Presiden Bidang Ekonomi dan Perbankan Setiawan Ichlas, Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi, Pembina Yayasan Institut Quantum Akhyar Ustadz Adi Hidayat, Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah Fathurrahman Kamal, dan Ketua Koperasi Masjid Jaya Berkemajuan Waluyo.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Digelar di Ambon, Muktamar XIV KAMMI Usung Semangat Ale Rasa, Beta Rasa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:29

KPU Perlu Keluarkan Surat Gibran Tidak Memenuhi Syarat Wapres

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:13

Gumarang Soroti Perubahan Sikap Rocky Gerung Setelah Masuk Lingkaran Istana

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:48

10 Saham Paling Tertekan saat IHSG Anjlok 7 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:16

OJK Serahkan Lagi Hasil Penelusuran Aset DSI, Bareskrim Sudah Sita Rp432 Miliar

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:04

Eksekusi Suntik Mati Gagal, Christa Pike Akui Alami Trauma dan Rasa Sakit

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:52

Harga Bitcoin Tertekan Setelah Binance Dibobol Hacker

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:44

Pendiri Ayam Goreng Suharti Tutup Usia, Merintis Bisnis Sejak 1956

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:30

Intel Babak Belur, Saham Anjlok 29 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:19

Kemlu Dalami Informasi WNI Tewas Saat Dinas Militer di Rusia Lewat KBRI Moskow

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05

Selengkapnya