Berita

Ilustrasi Fahd A Rafiq Jadi Tersangka KPK 3 Kali (Sumber: Gemini Generated Image)

Hukum

Fahd A Rafiq Jadi Tersangka KPK 3 Kali, Ini Daftar Kasus yang Menjeratnya

JUMAT, 18 SEPTEMBER 2026 | 17:48 WIB | OLEH: TIFANI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq sebagai salah satu tersangka dalam kasus dugaan suap pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di Kabupaten Bogor. Perkara tersebut menjadi kali ketiga Fahd ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

Merangkum berbagai sumber, Fahd pertama kali ditetapkan sebagai tersangka KPK pada 2012 dalam kasus suap Dana Penyesuaian Infrastruktur Daerah (DPID). Lima tahun kemudian, pada 2017, dia kembali menjadi tersangka dalam kasus korupsi proyek pengadaan Al-Quran di Kementerian Agama.

Pada 2026, Fahd kembali terseret perkara korupsi setelah KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan suap pengurusan HGB di Kabupaten Bogor pada Senin (14/9/2026). Berikut deretan kasus yang menjerat Fahd A Rafiq sebagai tersangka:


1. Kasus Suap DPID

Fahd A Rafiq pertama kali berurusan dengan KPK dalam kasus suap Dana Penyesuaian Infrastruktur Daerah (DPID) pada 2012. Dalam perkara tersebut, Fahd ditetapkan sebagai tersangka dan kemudian ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) KPK.

Fahd mulai ditahan pada 27 Juli 2012, dia dijerat Pasal 5 Ayat 1 huruf a atau Pasal 13 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi. Fahd yang juga menjabat sebagai Ketua Gema MKGR diduga memberikan uang terkait pengucuran anggaran DPID untuk tiga daerah di Provinsi Aceh.

2. Kasus Korupsi Proyek Pengadaan Al-Quran

Lima tahun kemudian, Fahd kembali ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Pada 2017, Fahd yang saat itu menjabat Ketua DPP Golkar Bidang Pemuda dan Olahraga ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi proyek pengadaan Al-Quran di Kementerian Agama.

KPK menyebut Fahd sebagai pihak swasta yang terlibat bersama Zulkarnaen Djabar dan putranya, Dendy Prasetia, dalam kasus pengadaan Al-Quran. Saat itu, Zulkarnaen Djabar merupakan anggota DPR. 

Ketiganya diduga menerima hadiah atau janji terkait proyek tersebut. Zulkarnaen Djabar dan Dendy Prasetia sebelumnya telah divonis bersalah oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada 30 Mei 2013.

Dalam perkara tersebut, Fahd diduga menerima uang sebesar Rp3,4 miliar. Fahd dijerat Pasal 12 huruf b subsider Pasal 5 Ayat 2 juncto Ayat 1 huruf b dan/atau Pasal 11 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP dan Pasal 65 KUHP.

3. Kasus Suap Pengurusan HGB di Kabupaten Bogor

Pada 2026, Fahd kembali ditetapkan sebagai tersangka KPK dalam kasus dugaan suap pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di Kabupaten Bogor. Perkara tersebut bermula dari OTT yang dilakukan KPK pada Senin (14/9/2026). 

Dalam operasi tersebut, tim KPK mengamankan Fahd bersama sejumlah pihak lainnya. Dalam OTT itu, KPK juga mengamankan uang dalam jumlah besar yang ditempatkan dalam puluhan boks hingga koper. Uang yang diamankan terdiri dari mata uang rupiah dan valuta asing.

Kasus tersebut kemudian menjadi perkara ketiga yang membuat Fahd A Rafiq ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Kuota Batu Bara Turun, Laba Bisnis Tambang Astra Tergerus 28 Persen

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:33

Denny Indrayana Walk Out dari Sidang Gugatan Ijazah Gibran

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:17

Laba Otomotif Astra Naik 8 Persen

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:13

Maroko Kembangkan Pelabuhan Raksasa Berkapasitas 20 Juta Kontainer

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:11

Lewat Program Pelita, AHY Ajak Warga Manfaatkan Energi Surya

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:10

Normalisasi Sungai di Jakarta Dikebut Jelang Musim Hujan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:02

Laba Astra Tergerus 12 Persen, Ini Penyebabnya

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:58

Raja Juli Batal Bahas Karhutla di DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:43

Film Laut Bercerita Resmi Tayang di Bioskop Indonesia

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:20

BGN Perluas MBG Prasmanan, Sasar 5.000-10.000 Dapur hingga Akhir Tahun

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:19

Selengkapnya