Berita

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Kasus Keracunan MBG Makin Parah, BGN-Polri Harus Lebih Waspada

KAMIS, 17 SEPTEMBER 2026 | 23:56 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kasus keracunan yang terus terjadi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) menuai sorotan dari politisi Senayan.

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni menilai kasus keracunan yang terjadi terjadi di beberapa daerah di tanah air bukan hal yang sepele. Oleh karena itu ia meminta polisi untuk lebih intens mengawasi jalannya program andalan Presiden Prabowo Subianto tersebut. 

“Polisi punya tanggung jawab besar dalam menjaga program MBG. Banyaknya kejadian-kejadian keracunan MBG yang makin ke sini makin parah, sampai ada yang menemukan kelabang, sampai keracunannya mematikan, ini menunjukkan memang diperlukan pengawasan lebih dalam prosesnya di lapangan,” kata Sahroni dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Kamis, 17 September 2026.


“Jadi selain memang harus evaluasi sistem masak di dapur, BGN-Polri harus juga mulai mewaspadai dari gangguan-gangguan pihak yang ingin sengaja memberi kesan buruk atas program ini dan presiden. Walaupun ini masih sebatas asumsi,” tambahnya.

Legislator Nasdem itu lantas meminta Badan Gizi Nasional (BGN) untuk mengevaluasi kasus demi kasus agar tidak terulang lagi momen saat ini dan yang akan datang.  

“Maka dari itu, selain BGN harus evaluasi, Polri juga harus lebih proaktif dan memperbanyak perannya dalam program MBG. Mulai dari penjagaan di dapur, hingga pengantarannya. Karena ada potensi gangguan itu di situ. Dan yang terpenting adalah dari kasus-kasus yang ada itu harus benar-benar diselidiki sebab musababnya,” demikian Sahroni.


Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cerita Zulhas, Numpang Helikopter TNI ke Bogor

Kamis, 17 September 2026 | 21:47

Hari Transportasi Nasional, Momentum Wujudkan Kedaulatan Energi Bersama Program B50

Kamis, 17 September 2026 | 21:17

Ulasan Buku: Sumbangan Filsafat dari Indonesia untuk Dunia yang Kehilangan Makna

Kamis, 17 September 2026 | 21:15

KPK Amankan Dokumen dan Bukti Elektronik dari Penggeledahan di Kementerian ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 | 20:53

Bahlil Pastikan BUK Pengganti SKK Migas Langsung di Bawah Presiden

Kamis, 17 September 2026 | 20:41

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan Resources

Kamis, 17 September 2026 | 20:21

Prabowo Pimpin Sidang Dewan Energi Nasional, Dorong Persiapan Produksi E50

Kamis, 17 September 2026 | 20:04

Ekoteologi PTKIN Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Ratusan Karyawan PT HD Arjuna Tuntut Kembali Bekerja

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Bahlil Akui Kasus Korupsi Fahd A Rafiq Musibah bagi Golkar

Kamis, 17 September 2026 | 19:38

Selengkapnya