Berita

Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta Nasdiyanto. (dok.ddjp)

Nusantara

Target Stunting 14 Persen, DPRD DKI Dorong Perkuat Kader Posyandu

KAMIS, 17 SEPTEMBER 2026 | 17:21 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Target Pemprov DKI Jakarta menurunkan angka stunting menjadi 14 persen perlu diringi dengan penguatan kader Posyandu.

Peran kader PosyandU sangat krusial saat ini. Karena keberadaannya sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Anggota DPRD DKI Jakarta Nasdiyanto mengatakan, kader Posyandu mempunyai peran strategis memantau tumbuh kembang anak. Termasuk mengedukasi keluarga, serta membantu mendeteksi potensi stunting sejak dini.


“Target penurunan stunting tentu harus kita dukung. Namun, kader Posyandu juga harus diperhatikan,” kata Nasdiyanto, dikutip Kamis 17 September 2026.

Menurut Nasdiyanto, keberhasilan program penanganan stunting tidak cukup mengandalkan target angka. Tenaga di tingkat masyarakat juga butuh perhatian. Sebab, memiliki kapasitas dan dukungan memadai.

Penguatan tersebut, lanjut dia, mencakup peningkatan kapasitas dan pengetahuan kader. Begitu pula dengan penyediaan fasilitas pendukung, hingga pemberian apresiasi yang layak.

“Kader Posyandu adalah mitra strategis pemerintah di tingkat masyarakat,” kata Nasdiyanto.

Ia juga meminta Pemprov DKI memperkuat sinergi antara Posyandu, Puskesmas, pemerintah kelurahan, dan masyarakat dalam pencegahan serta penanganan stunting.

Mengukur capaian program tidak hanya dari keberhasilan mencapai angka 14 persen. Kekuatan sistem pelayanan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat dari prioritas demi keberlanjutan program.

“Seluruh unsur yang bekerja di lapangan harus diperkuat,” kata Nasdiyanto.

Perhatian besar terhadap kader Posyandu, harap dia, memperkuat upaya pemerintah menjaga kesehatan ibu dan anak. Sekaligus, mempercepat penanganan stunting.

“Berikan perhatian kepada kader Posyandu agar mereka tetap menjadi garda terdepan,” pungkas Nasdiyanto.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Tak Pandang Bulu, Prabowo Akui Serahkan Dadan ke Kejaksaan

Kamis, 17 September 2026 | 12:29

MGBKI Soroti Isu Pendidikan Dokter Spesialis

Kamis, 17 September 2026 | 12:21

Prabowo Tugaskan Bahlil Bahas RUU Migas, SKK Migas Bisa Bubar!

Kamis, 17 September 2026 | 12:15

MNK Rokan Resmi Jadi Pionir Pengembanga Migas Nonkonvensional Indonesia

Kamis, 17 September 2026 | 12:13

Dasco Pastikan Seluruh Parpol Dilibatkan dalam Pembahasan Lanjutan RUU Pemilu

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

Ternyata Prabowo Suka Evidence-Based

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

SMEC Perluas Akses Layanan Kesehatan Mata

Kamis, 17 September 2026 | 11:50

Berjalan Beriringan, Operasi PLTP Tak Pengaruhi Situs Waruga di Tomohon

Kamis, 17 September 2026 | 11:43

Optimalisasi Sumur Sepinggan V-7: PHKT Genjot Produksi Migas Lampaui Target

Kamis, 17 September 2026 | 11:35

Prabowo Ungkap Bakal Ada Investasi Besar-besaran Masuk RI

Kamis, 17 September 2026 | 11:19

Selengkapnya