Berita

Ilustrasi

Hukum

Gugatan 6 Transaksi Kartu Kredit Rp125 Juta, UOB Dapat Proposal Damai

KAMIS, 17 SEPTEMBER 2026 | 16:27 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Sengketa enam transaksi kartu kredit dengan nilai sekitar Rp125 juta antara seorang nasabah dan PT Bank UOB Indonesia memasuki babak baru. 

Perkara Nomor 588/Pdt.G/2026/PN Jkt.Pst kini berada pada tahap mediasi di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Mediasi tahap pertama berlangsung pada Rabu, 16 September 2026. Tahapan ini menjadi ruang bagi para pihak untuk mengupayakan penyelesaian secara damai sebelum perkara berlanjut ke pemeriksaan pokok perkara.


Dalam proses mediasi tersebut, Penggugat melalui kuasa hukumnya telah mengajukan Proposal Perdamaian kepada UOB Indonesia. Proposal tersebut disampaikan sebagai bentuk keseriusan Penggugat untuk mencari penyelesaian konkret atas sengketa yang tengah berjalan.

Namun, karena proses mediasi masih berlangsung, Penggugat memilih tidak membuka kepada publik mengenai isi proposal, nilai, maupun ketentuan perdamaian yang sedang dibahas.

Kuasa Hukum Penggugat, Moranda P. Jawak dan Bill Clinton, mengatakan langkah perdamaian tersebut tidak mengubah posisi hukum kliennya terhadap pokok sengketa.

Sejak awal, Penggugat menyatakan enam transaksi kartu kredit yang menjadi objek perkara tidak pernah dilakukan ataupun diotorisasi olehnya.

“Kami mengikuti proses mediasi dengan itikad baik dan telah menyampaikan Proposal Perdamaian sebagai bentuk keseriusan Klien kami untuk menyelesaikan perkara ini secara damai,” ujar Moranda dalam keterangan tertulis, Kamis 17 September 2026.

Menurutnya, proses mediasi perlu dimanfaatkan untuk mencari solusi tanpa mengurangi hak dan posisi hukum masing-masing pihak.

Penggugat juga menghormati prinsip kerahasiaan dalam proses mediasi. Karena itu, komunikasi dan substansi negosiasi antara para pihak tidak disampaikan kepada publik.

“Kami menghormati kerahasiaan proses mediasi dan tidak akan membuka substansi pembahasan Para Pihak kepada publik. Fokus kami saat ini adalah memberikan kesempatan kepada proses perdamaian untuk berjalan secara optimal,” lanjutnya.

Mediasi berikutnya dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 23 September 2026 di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Sebelumnya, Head of Strategic Communications and Brand UOB Indonesia, Luke Ariefiandi, mengatakan pihaknya menyampaikan simpati kepada nasabah yang terdampak dalam perkara tersebut.

“Sehubungan dengan gugatan pilot Garuda Indonesia di PN Jakarta Pusat atas dugaan kerugian transaksi kartu kredit senilai Rp125 juta, UOB Indonesia menyampaikan simpati mendalam kepada nasabah yang terdampak,” kata Luke.

Luke menegaskan UOB Indonesia berkomitmen menangani setiap pengaduan nasabah secara serius dan mengikuti prosedur yang berlaku. 

Terkait gugatan yang saat ini berjalan di pengadilan, UOB memilih menghormati proses hukum yang sedang berlangsung.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya