Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bisnis

The Fed Kerek Suku Bunga, Harga Emas Langsung Ambles

KAMIS, 17 SEPTEMBER 2026 | 07:32 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas dunia berbalik merosot lebih dari 1 persen  terseret penguatan dolar AS setelah Federal Reserve (The Fed) menaikkan suku bunga acuan sekaligus mengisyaratkan potensi pengetatan lanjutan.

Berdasarkan data Reuters, emas spot anjlok 1,2 persen menjadi 4.240,10 Dolar AS per ons pada Kamis pagi 17 September 2026, setelah sempat melesat ke level tertinggi sesi di 4.365,57 Dolar AS. 

Sebaliknya, kontrak berjangka emas Amerika Serikat untuk pengiriman Desember masih ditutup menguat 1,3 persen di posisi 4.387,50 Dolar AS per ons.


The Fed sebelumnya memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin ke kisaran 3,75 persen hingga 4,00 persen. Chairman The Fed, Kevin Warsh, menegaskan bahwa stabilitas harga tetap menjadi prioritas utama di tengah tekanan inflasi yang masih persisten, dipicu oleh tarif impor global, lonjakan harga energi akibat konflik Timur Tengah, serta ekspansi belanja teknologi kecerdasan buatan (AI).

Komentar bernada hawkish tersebut langsung mendongkrak posisi dolar AS terhadap mata uang utama lainnya. Penguatan *]greenback secara otomatis menekan daya tarik logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil.

Tekanan jual turut menjalar ke pasar logam mulia lainnya. Perak spot anjlok 1,7 persen menjadi 62,57 Dolar AS per ons.  Platinum jatuh 2,3 persen ke level 1.735,33 Dolar AS per ons, dan paladium turun 1,5 persen menjadi 1.269,95 Dolar AS per ons.

Sementara itu, di pasar komoditas energi, harga minyak Brent ikut melemah akibat meredanya kekhawatiran gangguan pasokan Timur Tengah menyusul tambahan pasokan minyak Arab Saudi melalui Oman.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Tiga Tantangan Utama Ekonomi Global Menurut IMF: Energi, Utang, dan Teknologi AI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 08:10

Tiga Indeks Wall Street Melemah, Dow Jones Turun 0,66 Persen

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:46

Harga Logam Mulia Redup Disengat Dolar AS dan Kenaikan Imbal Hasil

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:34

Mantan Ibu Negara Sri Lanka Ditangkap, Terseret Dugaan Penyalahgunaan Dana Donasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:16

Bursa Eropa Berguguran Disengat Lonjakan Minyak dan Obligasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:02

Baznas Perkuat Ekosistem Digital Fundraising

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:51

PDIP Didorong Galang Kekuatan Politik di DPR terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:25

Pilpres 2029 Lampu Kuning untuk Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:01

Pakpok Putusan MK

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:33

Pramono Larang PMI Pungut Iuran ke ASN DKI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:21

Selengkapnya