Berita

Rapat terbatas tentang energi yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu malam, 16 September 2026.

Bisnis

Isu EBT Mengemuka dalam Ratas Kemandirian Energi di Istana

KAMIS, 17 SEPTEMBER 2026 | 04:54 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kemandirian energi nasional harus dibangun dari kekuatan dan sumber daya yang dimiliki Indonesia sendiri. 

Hal itu menjadi poin penting dalam rapat terbatas tentang energi nasional yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu malam, 16 September 2026. 

Presiden menegaskan pentingnya memperkuat ketahanan energi sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.


Menurut Menko Pangan Zulkifli Hasan, sejumlah langkah yang dibahas dalam rapat tersebut antara lain, pertama, mempercepat pengembangan energi baru terbarukan dan energi berbasis sumber daya dalam negeri.

Kedua, mengurangi ketergantungan terhadap impor minyak mentah dan BBM melalui pengembangan biofuel, termasuk biodiesel dan bioetanol.

“Ketiga, mendorong produksi E20 dalam dua tahun ke depan dengan memanfaatkan tebu sebagai sumber utama bahan baku etanol. Dan keempat, menyiapkan sekitar 2 juta hektare lahan untuk pengembangan tebu di sejumlah wilayah, serta pembangunan industri pengolahan etanol oleh Danantara,” kata Zulhas dikutip Kamis, 17 September 2026.

Lanjut dia, terakhir mengembangkan produksi E20 secara bertahap dari dalam negeri, dengan target jangka panjang menuju pencampuran etanol yang lebih tinggi hingga E50.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kedaulatan energi, menghemat devisa, serta meningkatkan nilai tambah sumber daya dan komoditas dalam negeri.


Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya