Berita

Kunjungan pengurus DPP JATTI ke Gedung MUI Pusat, Jakarta pada Selasa, 15 September 2026. (Foto: Istimewa)

Nusantara

MUI dan DPP JATTI Kolaborasi Perkuat Sinergi Dakwah hingga Pemberdayaan Umat

KAMIS, 17 SEPTEMBER 2026 | 03:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat menyambut baik kunjungan Dewan Pengurus Pusat Jalinan Alumni Timur Tengah Indonesia (DPP JATTI) sebagai momentum memperkuat silaturahmi sekaligus membangun sinergi dalam berbagai bidang keumatan.

Sejumlah pengurus DPP JATTI melakukan kunjungan ke MUI Pusat, Jakarta, pada Selasa, 15 September 2026. Pertemuan tersebut membahas sejumlah peluang kerja sama, khususnya dalam bidang dakwah, pendidikan, kaderisasi, ekonomi umat, wakaf, edukasi zakat, serta program standardisasi dai.

Rombongan DPP JATTI diterima oleh Ketua MUI Bidang Dakwah, KH. Abdul Manan Ghani. Turut hadir  Ketua Komisi Dakwah MUI Pusat KH. Saiful Bahri; Wasekjen Bidang Dakwah Dr. KH. Arif Fachruddin, M.Ag; dan  Wasekjen MUI Bidang Ekonomi Buya Hazuarli Halim, S.Ag.,M.A.


Sementara itu, delegasi DPP JATTI yang hadir terdiri atas Dr. Imanunddin Kamil, Lc., M.Pd.I (Wasekjen II); KH. Ahmad Musadad, Lc., M.A (Ketua Bidang Kaderisasi); Dr. KH. Adih Amin, Lc., M.A (Wakil Ketua Bidang); Ayip Aly Arfan, M.A (Sekretaris Bidang); Dr. (HC) Nur Ihsan Muhammad Idris, M.A. (Bidang Kaderisasi); serta KH. Nur Ihsan Zaidi, M.M (Bidang Politik dan Kerja Sama Daerah).

Pertemuan tersebut memiliki keterkaitan kelembagaan yang kuat. Dua pengurus DPP JATTI yang hadir juga merupakan bagian dari Komisi Dakwah MUI Pusat, yakni KH. Nur Ihsan Zaidi, M.M (Wakil Ketua Komisi Dakwah MUI Pusat) dan Dr. (HC) Nur Ihsan Muhammad Idris, M.A (Anggota Komisi Dakwah MUI Pusat).

Keterhubungan tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat komunikasi dan koordinasi antara MUI dan JATTI dalam mengembangkan program-program dakwah dan pemberdayaan umat.

Mendorong Dai yang Tangguh dan Membumi

Salah satu pembahasan penting dalam pertemuan tersebut adalah penguatan kualitas dai, termasuk melalui program standardisasi dai.

Ketua MUI Bidang Dakwah, KH. Abdul Manan Ghani menekankan pentingnya mempersiapkan para dai agar mampu menghadapi tantangan dakwah yang semakin kompleks dan hadir secara nyata di tengah masyarakat.

“Diharapkan para dai dari JATTI dapat menjadi dai yang semakin tangguh dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks. Para dai tidak hanya dituntut memiliki kemampuan keilmuan dan dakwah, tetapi juga harus mampu membumi, hadir di tengah masyarakat, dan memberikan pembinaan sesuai dengan kebutuhan umat, terlebih di daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar),” ujar KH. Abdul Manan Ghani dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Rabu, 16 September 2026.

Menurutnya, tantangan dakwah saat ini membutuhkan dai yang memiliki kapasitas keilmuan sekaligus kemampuan membaca kondisi sosial masyarakat. Dakwah tidak cukup hanya disampaikan dari mimbar, tetapi juga perlu diwujudkan melalui pendampingan, pendidikan, pemberdayaan, dan keteladanan.

Karena itu, program standardisasi dai diharapkan dapat menjadi salah satu instrumen untuk meningkatkan kapasitas para dai, baik dari aspek keilmuan keislaman, wawasan kebangsaan, komunikasi, pemahaman sosial kemasyarakatan, maupun kemampuan memanfaatkan media digital.

JATTI dan MUI Buka Ruang Kolaborasi

Dalam pertemuan tersebut, MUI dan JATTI membahas sejumlah peluang kerja sama yang dapat dikembangkan untuk memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Di bidang ekonomi umat, kedua lembaga melihat pentingnya memperkuat pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan jejaring, edukasi, serta program yang mendorong kemandirian ekonomi.

Bidang wakaf dan zakat juga menjadi perhatian. Edukasi kepada masyarakat mengenai zakat serta pengembangan wakaf secara produktif diharapkan dapat terus diperkuat sehingga potensi filantropi Islam semakin memberikan manfaat bagi kesejahteraan umat.

Sementara dalam bidang pendidikan dan kaderisasi, MUI dan JATTI membuka peluang pengembangan program bersama yang dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia, pendidik, dai, dan kader umat.

JATTI Diharapkan Menjadi Mitra Sosialisasi MUI

MUI juga berharap JATTI dapat menjadi mitra strategis dalam membantu menyosialisasikan berbagai produk, program, dan agenda MUI kepada masyarakat.

Sebagai organisasi yang menghimpun para alumni perguruan tinggi Timur Tengah, JATTI memiliki potensi sumber daya manusia dan jejaring yang dapat berkontribusi dalam memperluas jangkauan dakwah dan komunikasi keumatan.

Sinergi tersebut diharapkan dapat memperkuat penyampaian informasi mengenai berbagai program MUI sekaligus mendorong keterlibatan alumni Timur Tengah dalam berbagai kegiatan dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.

Dari Silaturahmi Menuju Program Nyata

Kunjungan DPP JATTI ke MUI Pusat diharapkan menjadi langkah awal menuju kerja sama yang lebih konkret dan berkelanjutan.

Berbagai bidang yang dibahas, mulai dari dakwah, pendidikan, kaderisasi, ekonomi umat, zakat, wakaf, hingga standardisasi dai, diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui program bersama.

Khusus dalam bidang dakwah, keberadaan dai yang mampu hadir dan membina masyarakat di berbagai wilayah, termasuk daerah 3T, menjadi bagian penting dari upaya memperluas pelayanan keumatan.

Sinergi MUI dan JATTI diharapkan dapat mengoptimalkan potensi para ulama, dai, akademisi, dan alumni Timur Tengah untuk memberikan kontribusi nyata bagi umat dan bangsa.

Dengan semangat silaturahmi dan kolaborasi, kedua lembaga berharap berbagai gagasan yang dibahas dalam pertemuan tersebut dapat segera diwujudkan dalam program yang konkret, terukur, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.


Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya