Berita

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni. (istimewa)

Politik

Kolaborasi Lintas Lembaga Terus Diperkuat Meski Karhutla Menurun

RABU, 16 SEPTEMBER 2026 | 15:44 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kolaborasi dalam penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus diperkuat meski jumlah hotspot menunjukkan tren penurunan. 

Menurut Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni, upaya bersama diperlukan agar kondisi tersebut dapat terus dijaga hingga Karhutla benar-benar terkendali. Masyarakat pun diminta mempercayai upaya pemerintah dalam menghadapi ancaman kebakaran.

“Saya kira kita optimistis di bawah kepemimpinan Pak Gubernur, Pak Kapolda, Pak Kajati, Pak Pangdam, Pak Danrem, Manggala Agni, BNPB, BPBD, MPA, dan tentu partisipasi masyarakat,” ujarnya usai rapat koordinasi penanganan karhutla di Palembang, dikutip Rabu, 16 September 2026.


Menurutnya, kolaborasi berbagai pihak tersebut diharapkan mampu menjaga angka Karhutla terus menurun. Targetnya, bukan hanya hotspot yang turun, tetapi juga titik api dapat ditekan hingga mencapai nol.

“Kita berharap ini bisa terus kita jaga, terus kita kolaborasikan, sehingga angka karhutla ini terus menurun dan kemudian mudah-mudahan bisa menjadi zero, baik hotspot maupun fire spot,” katanya.

Menhut juga mengingatkan kondisi Karhutla masih perlu diwaspadai. Berdasarkan informasi BMKG yang disampaikannya, fenomena El Nino masih berlangsung hingga akhir Oktober atau awal November, sebelum memasuki periode ketika hujan alami mulai turun.

Karena itu, seluruh pihak diminta disiplin mencegah munculnya titik api, termasuk tidak membuka lahan atau kebun dengan cara membakar. Imbauan ini berlaku bagi masyarakat maupun korporasi.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Korporasi Biang Kerok Karhutla Harus Dihukum Maksimal

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:32

Partisipasi Industri Lokal Menguat, 101 Calon Mitra PSEL Denera Lolos Seleksi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:31

IHSG Rontok 1,29 Persen, Rupiah Cerah ke Rp18.112 per Dolar AS

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:27

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Pasokan Gas RI ke Luar Negeri

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:12

Harga Emas Antam Turun Lagi, Beli Sekarang?

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:01

Andrea Bocelli Harus Cabut Dukungan ke Israel jika Ingin Konser di Indonesia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:43

Pemerintah Jangan Tutup Mata atas Nasib PMI di Malaysia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:25

Indonesia dan Singapura Harus Kompak Bongkar Jejak Korporasi Karhutla

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:14

Kopdes Jangan Malah Jadi Pesaing UMKM

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:05

Jakarta Tak Kalah dari Singapura Gelar Konser Dunia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 07:40

Selengkapnya