Berita

PLTP Gunung Ungaran. (Foto: RMOLJateng)

Bisnis

PLTP Ungaran, Keandalan Listrik dan Pertumbuhan Ekonomi Jawa Tengah

RABU, 16 SEPTEMBER 2026 | 15:31 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Gunung Ungaran berpotensi memperkuat pasokan listrik Jawa Tengah karena mampu menghasilkan listrik secara stabil dari sumber energi bersih.

Begitu pandangan yang disampaikan Kepala Geothermal Research Center (GRC) sekaligus dosen panas bumi Departemen Teknik Geologi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) Pri Utami.

“PLTP menghasilkan listrik stabil untuk memenuhi beban dasar dari energi bersih,” ujar Pri dalam keterangan tertulis, Rabu 16 September 2026.


Menurut Pri, kemampuan menghasilkan listrik secara stabil menjadi salah satu keunggulan panas bumi. Karakter tersebut, katanya, membuat PLTP dapat mendukung sistem kelistrikan yang semakin banyak menggunakan energi terbarukan

Pri mengatakan tambahan kapasitas 55 Megawatt (MW) dapat meningkatkan pasokan listrik bagi masyarakat Jawa Tengah sekaligus mendukung berbagai kegiatan produktif penunjang perekonomian warga, yang juga dapat digunakan untuk mengisi baterai kendaraan listrik.

“PLTP Gunung Ungaran direncanakan beroperasi dengan kapasitas 55 MW akan mampu menambah suplai listrik bagi ribuan rumah tangga yang bisa dimanfaatkan untuk kegiatan produktif guna meningkatkan kesejahteraan,” kata Pri.

Dari sisi sistem kelistrikan, Pri menilai lokasi Gunung Ungaran di wilayah Semarang-Kendal cukup strategis. 

“Kehadiran pembangkit baru di kawasan tersebut berpotensi memperkuat jaringan listrik Jawa Tengah dan mengurangi kebutuhan pasokan dari luar wilayah,” katanya.

Menurut Pri, pengembangan panas bumi juga dapat memperkuat keragaman sumber energi terbarukan. Pemanfaatannya berpotensi mengurangi ketergantungan pada pembangkit berbahan bakar fosil sekaligus mendukung upaya menurunkan emisi gas rumah kaca.

Listrik dari sumber energi bersih tersebut juga dapat mendukung dekarbonisasi sektor transportasi. Pri mengatakan listrik dari PLTP dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, termasuk pengisian baterai kendaraan listrik.

“Selain manfaat di sektor energi, pengembangan PLTP Gunung Ungaran berpotensi membuka lapangan kerja dan menggerakkan kegiatan ekonomi di sekitar wilayah proyek,” katanya.

Kebutuhan tenaga kerja dapat muncul pada berbagai tahap pengembangan, mulai dari pekerjaan yang membutuhkan keahlian khusus hingga kegiatan pendukung. 

“Aktivitas proyek juga dapat memberikan peluang bagi usaha di sektor boga, akomodasi, dan transportasi,” pungkasnya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Ini Alasan Nusron Wahid Tak Nongol di DPR Usai Anak Buah Dicokok KPK

Rabu, 16 September 2026 | 16:28

Prabowo Sampaikan Duka Cita atas Kecelakaan KM Virgo Transport 8

Rabu, 16 September 2026 | 16:17

Panja RUU Pemilu Dipastikan Dibentuk Tahun Ini

Rabu, 16 September 2026 | 16:15

Perlu Diusut Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Muara Baru

Rabu, 16 September 2026 | 16:11

PT 5 Persen Bikin Partai Nonparlemen Makin Berat ke Senayan

Rabu, 16 September 2026 | 16:10

Prabowo Resmikan LRT Kelapa Gading-Manggarai, Danantara Diminta Ikut Bantu

Rabu, 16 September 2026 | 16:09

Bapemperda DPRD DKI Dorong Penguatan Perlindungan Anak di Ruang Digital

Rabu, 16 September 2026 | 16:00

OPM Bunuh Sopir Angkutan Masyarakat, Mobil Dibakar

Rabu, 16 September 2026 | 15:47

Kolaborasi Lintas Lembaga Terus Diperkuat Meski Karhutla Menurun

Rabu, 16 September 2026 | 15:44

KPK Periksa 3 ASN BPK terkait Dugaan Suap Pengubahan Audit Pemkab Muara Enim

Rabu, 16 September 2026 | 15:32

Selengkapnya