Berita

Rapat Komisi XII DPR bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Rabu, 16 September 2026. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

PDIP Tagih Kejelasan Pembahasan RUU Migas

RABU, 16 SEPTEMBER 2026 | 13:42 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Kejelasan pembahasan RUU Migas kembali ditagih DPR setelah rancangan tersebut diputuskan untuk dibahas pada rapat paripurna 18 Agustus 2026.

Anggota Komisi XII DPR Fraksi PDIP, Yulian Gunhar mempertanyakan perkembangan RUU Migas langsung kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dalam rapat kerja Komisi XII DPR di Senayan, Jakarta, Rabu, 16 September 2026. 

Pertanyaan itu disampaikan Yulian di penghujung rapat. Ia meminta waktu kepada pimpinan rapat untuk menanyakan perkembangan RUU Migas.


“Sedikit saja, Pak Menteri, cuma tanya informasi terkait RUU Migas,” kata Yulian.

Yulian kemudian mengingatkan bahwa RUU Migas telah diputuskan untuk dibahas dalam rapat paripurna pada 18 Agustus. Menurutnya, berdasarkan aturan, pembahasan harus dimulai maksimal 30 hari setelah keputusan tersebut.

“Karena, berdasarkan peraturannya itu, sejak kita paripurna tanggal 18 (Agustus), hari ini sudah tanggal 16 (September). Berdasarkan aturan itu, maksimal 30 hari. Yang ingin saya tanyakan apa kabar gerangan RUU Migas?” tanya Yulian.

Merespons hal itu, Bahlil memastikan pemerintah akan menindaklanjuti RUU Migas melalui koordinasi dengan Kementerian Sekretariat Negara (Kemensesneg).

“RUU Migas memang sudah diserahkan ke eksekutif, ke pemerintah, namun kami setelah ini akan langsung koordinasi dengan Kemensesneg,” jawab Bahlil.

Menteri ESDM itu juga memastikan pemerintah menginginkan adanya aturan yang lebih baik terkait sektor migas.

“Kita juga ingin untuk bisa dilakukan pembahasan agar kita bisa lahirkan UU yang lebih baik,” ujar Bahlil.

Ketika ditanya mengenai posisi pemerintah terhadap RUU Migas, Bahlil menegaskan bahwa pembahasannya belum rampung. 

"Belum. Masih dalam pembahasan,'" kata Bahlil kepada wartawan usai rapat.

Populer

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Usai DPR, Guru Besar IPB Desak BPK Evaluasi WTP Kemenhut

Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:24

HLN ke-81: PLN Perkuat Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa

Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:47

IKA FH Undip Gelar Konsolidasi, Ini yang Dibahas

Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:55

Tolak Usul Luhut, PKS Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara

Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:25

Telkom Perkuat Transparansi Ekosistem Pengadaan Digital Nasional Lewat SPSE V5

Rabu, 28 Oktober 2026 | 05:57

Konser Andrea Bocelli Turut Serukan Solidaritas Palestina Tuai Apresiasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 05:28

Menanti Negarawan di Tengah Oase Pragmatisme

Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:55

InfraNexia Perkuat Kesiapan Infrastruktur Dukung Pertumbuhan

Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:25

Revitalisasi Intisab Siapkan Kepemimpinan Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 28 Oktober 2026 | 03:59

Kemerdekaan yang Belum Selesai: Dari Cita-Cita 1945 ke Amarah Gen Z

Rabu, 28 Oktober 2026 | 03:30

Selengkapnya