Berita

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berbicara pada konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa 15 September 2026 (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Jakarta Masuk Peta Tur Global YE, Satu-satunya di Asia Tenggara dan Oseania

RABU, 16 SEPTEMBER 2026 | 08:55 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Jakarta mendapat sorotan di panggung musik global. Ibu kota Indonesia menjadi satu-satunya kota di Asia Tenggara dan Oseania yang masuk dalam rangkaian tur YE 2026, membuka peluang bagi Jakarta untuk menarik wisatawan mancanegara melalui kekuatan music tourism.

Konser YE Live In Jakarta 2026 akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) pada 24 Oktober 2026. Konser ini menjadi penampilan perdana YE, yang sebelumnya dikenal sebagai Kanye West, di Indonesia sekaligus satu-satunya persinggahan tur YE 2026 di kawasan Asia Tenggara dan Oseania.

Daya tarik Jakarta sebagai lokasi konser tersebut tercermin dari penjualan tiket. Dalam 24 jam pertama, sebanyak 52,8 persen pembelian tiket tercatat berasal dari penggemar di 73 negara, termasuk Indonesia.


Pembelian dari luar negeri antara lain datang dari Amerika Serikat, Eropa, Hong Kong, Jepang dan Inggris. Jakarta juga disebut menjadi satu-satunya kota di kawasan yang menarik penonton dari tujuh pasar dalam satu malam, yakni Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, Filipina dan Australia.

Marketing & Communications Lead Raw Vision Collective, Karen Tjahja, mengatakan posisi Jakarta sebagai satu-satunya kota di Asia Tenggara dan Oseania dalam tur YE menjadi momentum untuk memperlihatkan kesiapan Indonesia di peta global live entertainment.

“Jakarta sebagai satu-satunya kota di Asia Tenggara dan Oseania yang menjadi bagian dari tur YE tahun ini merupakan momentum penting untuk menunjukkan bahwa Indonesia siap berada di peta global live entertainment,” kata Karen dalam konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa sore 15 September 2026. 

Menurut Karen, daya tarik konser internasional dapat diperluas menjadi pengalaman wisata. Penggemar yang datang ke Jakarta berpeluang melanjutkan perjalanan dengan mengeksplorasi destinasi lain, baik di ibu kota maupun berbagai wilayah Indonesia.

“Musik dapat menjadi alasan bagi wisatawan untuk datang ke Jakarta dan mengeksplorasi berbagai destinasi, hingga melanjutkan perjalanan ke berbagai wilayah di Indonesia,” ujarnya.

Potensi tersebut mulai terlihat dari proyeksi kedatangan lebih dari 11 ribu wisatawan mancanegara ke Indonesia seiring penyelenggaraan YE Live In Jakarta 2026. Kehadiran wisatawan dari berbagai negara memberikan peluang bagi Jakarta untuk memperkenalkan destinasi, budaya dan pengalaman wisata di luar agenda konser.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan Pemprov DKI juga mendorong para pengunjung menikmati Jakarta di luar konser, termasuk museum dan destinasi budaya melalui aplikasi JAKI.

Jakarta, dengan posisi sebagai satu-satunya kota di kawasan yang masuk dalam tur YE 2026, berpotensi menjadikan momentum tersebut sebagai bagian dari penguatan ekosistem music tourism sekaligus memperluas eksposur Indonesia di mata audiens internasional.

Konser ini sekaligus menunjukkan bagaimana sebuah pertunjukan musik global dapat menjadi pintu masuk bagi wisatawan untuk mengenal Jakarta dan kemudian memperluas perjalanan mereka ke berbagai destinasi di Indonesia.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya