Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bisnis

Wall Street Merah Dipicu Kenaikan Harga Minyak

RABU, 16 SEPTEMBER 2026 | 08:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Wall Street kembali tertekan pada perdagangan Selasa, 15 September 2026, waktu setempat, setelah kenaikan harga minyak dan imbal hasil obligasi pemerintah AS memicu kekhawatiran inflasi. 

Kondisi tersebut membuat investor mengurangi eksposur pada aset berisiko, terutama saham teknologi dan perusahaan yang membutuhkan pembiayaan besar.

Dow Jones Industrial Average turun 328,09 poin atau 0,63 persen menjadi 52.093,11. S&P 500 terkoreksi 34,25 poin atau 0,45 persen ke 7.585,73, sedangkan Nasdaq Composite melemah 204,84 poin atau 0,78 persen menjadi 25.981,57.


Tekanan paling dalam terjadi pada sektor konsumer diskresioner, sementara sektor energi justru menguat 2,3 persen karena harga minyak melonjak. Saham teknologi dan semikonduktor juga masih tertekan. Indeks Philadelphia SE Semiconductor hanya naik 0,4 persen setelah sebelumnya jatuh tajam, di tengah kekhawatiran atas besarnya belanja AI dan penolakan terhadap pembangunan pusat data.

Saham kripto ikut terseret pelemahan pasar. Coinbase anjlok 10,1 persen dan Strategy turun 5,4 persen setelah Bitcoin melemah dan Senat AS tidak melanjutkan pembahasan undang-undang kripto komprehensif.

Dari pasar obligasi, imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor acuan menembus 5 persen, level tertinggi sejak 2007. Pada saat yang sama, kontrak berjangka WTI bulan depan melonjak 4,4 persen dan Brent naik 2,9 persen, sementara kontrak diesel ditutup pada rekor tertinggi. Lonjakan harga energi memperbesar kekhawatiran inflasi dan berpotensi membuat kebijakan moneter AS tetap ketat.

Tekanan terlihat luas di pasar saham. Di NYSE, saham yang melemah berbanding saham yang menguat mencapai 2,56 banding 1, sedangkan di Nasdaq mencapai 2,33 banding 1. Pasar juga memperkirakan peluang kenaikan suku bunga Federal Reserve sebesar 25 basis poin pada Rabu mencapai 94,5 persen, jauh di atas 33,1 persen sebulan sebelumnya.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ijazah Gibran Jadi Bom Waktu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 02:03

Danantara Gelontorkan Rp4,4 Triliun untuk Masuk Bisnis Migas AS

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:31

PIP dan KIP Kuliah Tak Boleh Lagi Salah Sasaran

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:21

Jangan Korbankan Konektivitas Antar Pulau Gegara Kebijakan Panik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:09

Inilah Beda FIFA ASEAN Cup dan Piala AFF

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:34

Ahmad Doli Soroti Dugaan Bullying Bocah SD di Pemalang: Mukanya Lucu-lucu, tapi Berstatus Pembunuh

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:21

Gibran Tak Punya Ijazah SMA, Said Didu: Pemakzulan Bisa Lewat Proses Politik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:04

Danantara Penetrasi ke Ekosistem Aviasi Timur Tengah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:43

34 JPU Disiapkan Hadapi Sidang TPPU Febrie Adriansyah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:20

Juara Setelah 35 Tahun Menunggu

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:01

Selengkapnya