Berita

Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono saat menerima Muhammad Djindan dan Firda Fara Dianita dari Research Center for Politics and Government (PolGov), Departemen Politik dan Pemerintahan FISIPOL Universitas Gadjah Mada (UGM), di Kantor DPP PPP, Jakarta, Selasa 8 September 2026. (Foto: Istimewa)

Politik

Ketum PPP: DKPP Benteng Penjaga Demokrasi

RABU, 09 SEPTEMBER 2026 | 00:16 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas demokrasi dan memastikan penyelenggaraan Pemilu berjalan dengan berintegritas.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono saat menerima Muhammad Djindan dan Firda Fara Dianita dari Research Center for Politics and Government (PolGov), Departemen Politik dan Pemerintahan FISIPOL Universitas Gadjah Mada (UGM), di Kantor DPP PPP, Jakarta, Selasa 8 September 2026.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari penyusunan Indeks Kepatuhan Etik Penyelenggara Pemilu yang dilakukan PolGov FISIPOL UGM bekerja sama dengan DKPP RI.


Menurut Mardiono, DKPP merupakan bagian penting dalam memastikan proses Pemilu tidak berhenti pada pemenuhan kewajiban konstitusional dan administratif semata.

“DKPP ini menjadi benteng penjaga demokrasi kita agar pelaksanaan Pemilu menghasilkan demokrasi yang baik,” ujar Mardiono.

Mardiono bahkan menyebut DKPP sebagai salah satu kunci dalam menjaga kualitas demokrasi, terutama melalui pengawasan terhadap integritas dan etika para penyelenggara Pemilu.

“Di situ ada para malaikat demokrasi. Jangan sampai Pemilu hanya menjadi proses seremonial untuk menggugurkan kewajiban undang-undang,” katanya.

Mardiono menekankan, kualitas penyelenggaraan Pemilu tidak hanya ditentukan oleh sistem yang dibangun, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya. 

Mardiono juga berharap Pemilu 2029 dapat menjadi momentum untuk menghadirkan perubahan dalam praktik demokrasi Indonesia yang tidak dikotori oleh kepentingan-kepentingan yang dapat merusak integritas Pemilu.

"Karena itu, pembenahan sistem dan penguatan integritas penyelenggara harus berjalan beriringan," pungkasnya.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya