Berita

Debu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau di Bandar Lampung, Minggu, 6 September 2026. (Foto: RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Nusantara

31 Puskesmas di Bandar Lampung Siaga Antisipasi Dampak Erupsi Anak Krakatau

SELASA, 08 SEPTEMBER 2026 | 04:31 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandar Lampung meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi dampak aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK).

Sebanyak 31 puskesmas di seluruh wilayah Kota Bandar Lampung telah diminta melakukan pemantauan kondisi kesehatan masyarakat menyusul aktivitas vulkanik gunung tersebut.

Kepala Dinkes Kota Bandar Lampung, Muhtadi A. Temenggung mengatakan, langkah antisipasi dilakukan meski hingga Senin, 7 September 2026, belum ditemukan laporan warga mengalami gangguan pernapasan maupun iritasi mata akibat paparan abu vulkanik.


"Berdasarkan pemantauan di lapangan hingga saat ini, belum ditemukan adanya keluhan warga terkait gangguan pernapasan maupun iritasi akibat debu," ujar Muhtadi, dikutip dari RMOLLampung.

Menurutnya, kesiapsiagaan dilakukan untuk memastikan fasilitas kesehatan dapat memberikan respons cepat apabila terjadi peningkatan dampak aktivitas GAK terhadap masyarakat.

Selain mengaktifkan pemantauan melalui puskesmas, Dinkes juga menerjunkan tenaga kesehatan untuk memberikan edukasi dan imbauan kepada warga.

Muhtadi meminta masyarakat tetap waspada, terutama ketika melakukan aktivitas di luar ruangan.

"Kami mengimbau masyarakat untuk disiplin menggunakan masker guna melindungi saluran pernapasan dari paparan debu. Selain itu, bagi pengendara roda dua, diimbau untuk memakai penutup mata atau kacamata pelindung," kata Muhtadi.

Dinkes memastikan seluruh fasilitas kesehatan di bawah naungan Pemkot Bandar Lampung berada dalam kondisi siaga untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya keluhan kesehatan akibat paparan debu vulkanik.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Budi Arie Bakal Dipolisikan soal Ucapan Percepatan Pemilu 2029

Senin, 07 September 2026 | 22:28

Teluk Bayur: Jangan Membangun Aset Tanpa Kargo

Senin, 07 September 2026 | 22:10

PLTP Gunung Ungaran Miliki Sejumlah Manfaat, Eksplorasi Layak Dilanjutkan

Senin, 07 September 2026 | 21:55

Purbaya Tak Ambil Pusing Pramono Ngotot Terbitkan Obligasi DKI Rp5,2 Triliun

Senin, 07 September 2026 | 21:35

BRI dan Serikat Pekerja BRI Tandatangani PKB 2026-2028

Senin, 07 September 2026 | 21:28

Wakapolri Minta Kecakapan Personel dalam Penanganan Bencana dan Konflik Sosial

Senin, 07 September 2026 | 21:15

Dua Pimpinan DPRD Kota Bengkulu Kompak Mangkir Panggilan KPK

Senin, 07 September 2026 | 20:50

Prabowo Instruksikan BRI dan BSI Siapkan Rekening untuk Masyarakat

Senin, 07 September 2026 | 20:48

OJK Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Pelanggaran Keterbukaan Informasi

Senin, 07 September 2026 | 20:46

Pemerintah Siapkan OMC Atasi Sebaran Abu Anak Krakatau di Empat Provinsi

Senin, 07 September 2026 | 20:31

Selengkapnya