Berita

Kolaborasi Gojek bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan Pemerintah Kota Bogor. (Foto: Istimewa)

Bisnis

Kolaborasi Gojek-KAI-Pemkot Bogor Bikin Mobilitas Makin Mudah

SELASA, 08 SEPTEMBER 2026 | 00:00 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Gojek bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI dan Pemerintah Kota Bogor memperkuat kolaborasi dalam menghadirkan layanan transportasi yang terintegrasi bagi masyarakat, khususnya pengguna KRL menuju dan dari Bogor.

Kolaborasi tersebut mencakup penataan kawasan stasiun serta penguatan konektivitas antarmoda untuk menciptakan perjalanan yang lebih nyaman dan aman bagi masyarakat.

Kerja sama ini melanjutkan kolaborasi Gojek dan KAI Group yang telah berjalan sejak 2022 melalui GoTransit. 


Fitur tersebut mengintegrasikan layanan GoRide dan GoCar dengan KRL Commuterline sehingga memudahkan masyarakat melanjutkan perjalanan setelah menggunakan kereta.

Dalam kolaborasi terbaru ini, Gojek menghadirkan titik jemput GoRide Instant dan GoCar Instant di kawasan Stasiun Bogor. 

Titik jemput tersebut terintegrasi dengan fitur Instant di aplikasi Gojek, sehingga pengguna KRL dapat langsung melanjutkan perjalanan tanpa harus menunggu proses penjemputan.

"Gojek turut menjadi bagian dengan menghadirkan titik jemput GoRide dan GoCar Instant di 37 stasiun, termasuk di Stasiun Bogor," kata Chief of Partnership GoTo, Henky Prihatna di Bogor, Senin 7 September 2026.

Selain penataan kawasan stasiun dan penyediaan titik jemput Instant, Gojek juga memperluas bentuk kolaborasi dengan KAI Group melalui pemanfaatan GoPay sebagai solusi pembayaran digital di ekosistem KAI Group.

Gojek dan KAI Group juga tengah menjajaki pemanfaatan GoPay dalam aplikasi KAI Access, serta berbagai layanan dan entitas usaha di bawah KAI Group, termasuk KAI Logistik dan KAI Service.

"Kami berharap ini dapat membuat perjalanan masyarakat semakin mudah dan nyaman dari rumah ke stasiun, melanjutkan perjalanan dengan kereta, hingga sampai ke tujuan," kata Henky.

"Di saat yang sama, kami juga berharap agar kerja sama dan integrasi ini dapat membuka peluang pendapatan yang berkelanjutan bagi Mitra Driver Gojek," tambahnya.

Sementara itu, Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan, jumlah pengguna KRL dari dan menuju Bogor saat ini telah mencapai sekitar 130.000 penumpang per hari.

Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di kisaran 100.000 penumpang per hari.

Seiring meningkatnya mobilitas masyarakat, penataan kawasan Stasiun Bogor ke depan tidak hanya berfokus pada layanan KRL. 

KAI juga mendorong integrasi dengan berbagai moda transportasi lain, seperti Trans Pakuan dan transportasi daring. Bahkan, KAI tengah membicarakan kemungkinan pengembangan konsep LRT perkotaan di Bogor.

"Bahkan kita sedang membicarakan bagaimana kalau kita menginisiasi konsep LRT perkotaan di Bogor," ujar Bobby.

Wali Kota Bogor Dedie Abdu Rachim menambahkan, keberadaan berbagai pilihan moda transportasi menjadi bagian penting dalam penataan kawasan Stasiun Bogor sekaligus mendukung kelancaran mobilitas masyarakat.

"Nanti kita menata ulang secara keseluruhan (Stasiun Bogor) dan kemudian akan menjadikan identitas Bogor yang lebih hebat lagi. Kita juga harus coba tata transportasi untuk distribusi penumpang. Artinya tetap ada yang pakai kendaraan transportasi publik massal, tetapi juga ada yang daring," pungkas Dedie.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya