Berita

Anggota Komisi XII DPR RI Fraksi PAN, Eddy Soeparno. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Ini yang Dibahas Dalam RUU Migas Selain BUK

SENIN, 07 SEPTEMBER 2026 | 19:38 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Rancangan Undang-Undang (RUU) Minyak dan Gas Bumi (Migas) tidak hanya mengatur pembentukan Badan Usaha Khusus (BUK) Migas.

Sejumlah substansi krusial turut menjadi perhatian dalam revisi UU Migas, mulai dari pembentukan Neraca Migas, Dana Migas, penguatan ketahanan energi, hingga aspek keberlanjutan sektor migas.

Anggota Komisi XII DPR RI Fraksi PAN, Eddy Soeparno, mengatakan sejumlah perubahan tersebut menjadi bagian penting yang akan diatur dalam revisi UU Migas.


"Oh banyak, banyak. Selain BUK Migas, nanti akan ada pembentukan Neraca Migas. Nanti akan ada pembentukan Dana Migas," kata Eddy kepada RMOL di Jakarta, Senin, 7 September 2026.

Selain itu, menurut dia, revisi UU Migas akan memperkuat aspek ketahanan energi, salah satunya melalui afirmasi terhadap pemenuhan kebutuhan energi dalam negeri.

"Terus yang akan diatur lebih kuat lagi mengenai aspek ketahanan energi. Antara lain mengenai afirmasi tentang kebutuhan energi dalam negeri," jelas Legislator PAN ini.

Eddy menambahkan, aspek keberlanjutan juga akan menjadi salah satu substansi yang diperkuat dalam revisi UU Migas.

"Jadi hal-hal seperti itu yang nanti akan berubah. Termasuk juga aspek keberlanjutan. Bahwa sektor Migas ini akan dijalankan dengan berpegang pada aspek-aspek keberlanjutan," pungkasnya.

Rancangan Undang-Undang (RUU) Minyak dan Gas Bumi (Migas) telah disahkan sebagai RUU usul inisiatif DPR pada Selasa, 18 Agustus 2026.

Saat ini, Komisi XII DPR RI masih menunggu Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) dari pemerintah sebelum pembahasan RUU Migas bersama pemerintah dimulai.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya