Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Siap Tambah Anggaran Mitigasi Bencana Secara Signifikan

SENIN, 07 SEPTEMBER 2026 | 14:38 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemerintah akan menambah alokasi anggaran untuk mitigasi bencana secara signifikan. 

Hal itu disampaikan Prabowo saat memimpin Rapat Terbatas (Ratas) Penanggulangan Bencana di Istana Merdeka, Senin, 7 September 2026.

Prabowo mengatakan Indonesia saat ini menghadapi sejumlah kondisi kebencanaan, mulai dari gempa di Flores, aktivitas Gunung Anak Krakatau, hingga kebakaran hutan dan asap yang masih menjadi persoalan.


Menurutnya, kondisi tersebut tidak terlepas dari posisi Indonesia yang berada di kawasan lingkaran api atau Ring of Fire. Karena itu, pemerintah harus memiliki kesiapan untuk menghadapi berbagai kemungkinan bencana yang dapat terjadi setiap saat.

"Kita harus siap menghadapi keadaan seperti ini, setiap saat. Berarti mungkin ini pembelajaran juga bagi kita pemerintahan yang saya pimpin alokasi anggaran untuk mitigasi bencana harus kita tambah secara signifikan," tegasnya.

Prabowo juga menyampaikan rencana penyusunan masterplan penanggulangan bencana yang menyeluruh dan masif. 

Pemerintah akan memperkuat dukungan peralatan, termasuk pesawat modifikasi cuaca, helikopter, serta drone yang dapat mengangkut dan melempar air ke titik kebakaran.

"Ada drone yang cukup besar ya, sampai bisa mengangkut dan melempar 50kg air kalau 50kg air itu, 10 drone sama dengan 1 helikopter itu kemampuannya."

Prabowo menekankan kesiapan mitigasi harus dibangun jauh sebelum bencana terjadi, sehingga pemerintah tidak hanya bergerak setelah bencana melanda.

"Jadi kita persiapan mengatasi mitigasi itu jangan menunggu kejadian, jauh sebelumnya kita siapkan," tandasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya