Berita

Siswa Indonesia yang mendapat prestasi selain mendapat hadiah dari Kemendikdasmen, mereka juga akan diberikan dukungan talenta berkelanjutan (Foto: Istimewa)

Nusantara

Kemendikdasmen Siapkan Tambahan Apresiasi untuk Siswa Berprestasi

SENIN, 07 SEPTEMBER 2026 | 14:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan komitmennya untuk terus memberikan apresiasi kepada siswa berprestasi. 

Tak hanya penghargaan, kementerian juga tengah menyiapkan skema agar hadiah bagi para juara dapat ditingkatkan.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti mengatakan, pemberian apresiasi merupakan bagian dari implementasi Permendikdasmen Nomor 25 Tahun 2025 tentang Manajemen Talenta Murid. Dalam aturan tersebut, apresiasi menjadi salah satu tahapan pengelolaan talenta setelah proses identifikasi, pengembangan, dan aktualisasi.


“Kami terus berusaha mendukung dan mengapresiasi prestasi anak bangsa. Mohon maaf kalau mungkin hadiahnya tidak besar,” kata Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti di Jakarta, dikutip Senin 7 September 2026.

Menurut Mu'ti, pemerintah sedang mencari sumber pendanaan lain agar nilai hadiah yang diberikan kepada siswa berprestasi dapat ditingkatkan.

"Kami sedang mencari skema supaya anggarannya dapat digunakan dari sumber-sumber lain sehingga anggaran hadiahnya dapat ditambah," sambungnya.

Apresiasi tersebut diberikan kepada para juara dalam berbagai ajang nasional yang diselenggarakan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas). Penghargaan diberikan sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi, kerja keras, daya juang, dan prestasi siswa, termasuk dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN).

"Apresiasi tersebut menjadi bagian penghargaan kepada murid yang telah menunjukkan dedikasi, kerja keras, daya juang, dan prestasi dalam ajang talenta, termasuk OSN," ujarnya.

Mu'ti menekankan, penghargaan bagi siswa berprestasi tidak semestinya hanya dilihat dari besaran hadiah. Menurutnya, para juara juga memperoleh dukungan untuk mengembangkan talenta secara berkelanjutan.

"Mereka yang juara juga akan mendapat dukungan pengembangan talenta berkelanjutan," tambahnya.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui pembinaan untuk membawa siswa berprestasi ke tingkat internasional. Pada 2026, sebanyak 420 juara ajang nasional dibina Puspresnas bersama mitra sebagai persiapan mengikuti kompetisi internasional.

Dari jumlah tersebut, 79 murid dikirim sebagai delegasi Indonesia ke berbagai ajang internasional. Para delegasi yang telah berkompetisi berhasil meraih 47 penghargaan internasional, terdiri atas tujuh emas, 17 perak, 23 perunggu, dan lima honorable mention.

Apresiasi terhadap siswa berprestasi juga berlanjut pada jenjang pendidikan. Kepala Puspresnas Maria Veronica Irene Herdjiono (Irene) mengatakan, pembinaan talenta tidak berhenti pada pemberian hadiah atau dana pembinaan, tetapi diarahkan untuk membuka peluang lebih luas bagi para siswa.

“Prestasi di tingkat nasional bukanlah akhir dari proses pembinaan. Kami terus mendampingi para talenta berprestasi agar dapat berkembang dan memiliki kesempatan lebih luas lagi,” kata Irene.

Salah satu bentuk dukungan jangka panjang diberikan melalui Beasiswa Talenta Indonesia, hasil kolaborasi Puspresnas dan LPDP. Program tersebut menyediakan pendanaan pendidikan bagi talenta berprestasi untuk menempuh program S1/D4, baik di dalam maupun luar negeri.

Pada tahun ini, telah diumumkan 174 calon penerima beasiswa S1, yang terdiri atas 171 calon penerima beasiswa dalam negeri dan tiga calon penerima beasiswa luar negeri. Mereka merupakan pemenang berbagai ajang yang difasilitasi Puspresnas, termasuk OSN.

Irene menilai pengalaman mengikuti kompetisi juga memiliki nilai penting di luar pencapaian medali.

“OSN bukan semata-mata tentang medali atau menjadi juara. Proses mengikuti kompetisi menjadi ruang bagi murid untuk mengembangkan kemampuan, membangun karakter, sportivitas, daya juang, dan mental sebagai generasi unggul Indonesia,” tutur Irene.

Kemendikdasmen memastikan pembinaan talenta akan terus diarahkan agar setiap murid memiliki kesempatan yang adil untuk mengembangkan potensi dan meraih prestasi. Dengan demikian, prestasi yang diraih siswa saat ini diharapkan dapat menjadi pintu menuju kesempatan pendidikan dan pengembangan diri pada jenjang berikutnya.

“Kami mengapresiasi perhatian dan masukan yang disampaikan masyarakat. Partisipasi publik merupakan bagian penting dalam upaya bersama untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan dan ajang talenta yang berpihak pada murid, sejalan dengan semangat Pendidikan Bermutu untuk Semua,” pungkas Irene.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Wabah DBD Bangladesh Makin Parah, 42.590 Dirawat dan 117 Lainnya Meninggal Dunia

Senin, 07 September 2026 | 12:27

Purbaya Ajukan Anggaran Kemenkeu Rp49,8 Triliun di 2027

Senin, 07 September 2026 | 12:14

Public Expose Live 2026, 45 Emiten Siap Buka Kinerja dan Prospek Usaha

Senin, 07 September 2026 | 12:04

Kini Giliran Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kota Bengkulu Dipanggil KPK

Senin, 07 September 2026 | 11:53

Komisi VIII DPR Desak Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan Erupsi Gunung Api

Senin, 07 September 2026 | 11:41

Wamenhaj Tekankan Revitalisasi KBIHU dan Pelindungan Jemaah dari Travel Bermasalah

Senin, 07 September 2026 | 11:33

Harga Minyak Naik Lagi Sentuh Level 96 Dolar AS

Senin, 07 September 2026 | 11:25

Ombudsman Soroti Peredaran Narkoba dan Pungli di Lapas

Senin, 07 September 2026 | 11:21

Cadangan Devisa RI Agustus 2026 Capai Rp2.582 Triliun, Naik 1,2 Miliar Dolar AS

Senin, 07 September 2026 | 11:19

Belanja Mitigasi Jadi Investasi Hadapi Erupsi Gunung Api

Senin, 07 September 2026 | 11:12

Selengkapnya